fbpx

WARGA TANGGEL WADUL JALAN RUSAK

Kepala Desa Tanggel, Sumaryanto wadul Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati soal jalan rusak di desanya hari ini. Keluhan itu disampaikan saat pelaksanaan Program Blora Menyapa di Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung.
Kondisi jalan Tanggel-Banuarejo.

Randublatung – Kepala Desa Tanggel, Sumaryanto wadul Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati soal jalan rusak di desanya hari ini. Keluhan itu disampaikan saat pelaksanaan Program Blora Menyapa di Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung.

Program ini memang disiapkan untuk menyerap aspirasi masyarakat pedesaan. Sehingga apa yang diharapkan bener-bener tersampaikan dan ada jalan keluarnya. 

Kepala Desa Tanggel, Sumaryanto mengaku, sejak dirinya lahir hingga sekarang menjadi Kades, kondisi jalan kabupaten dari Kadengan menuju Tanggel belum pernah bagus. Kondisinya memprihatinkan. Apalagi saat musim hujan seperti ini.

BACA JUGA :  NYARIS PUTUS, JALAN BEGANJING – TENGGER RUSAK TERGERUS AIR

Memang ada dua titik yang sudah dibeton. Untuk itu, dia berharap ada kelanjutannya. Sehingga masyarakat bisa melaksanakan kegiatan ekonomi dengan lancar. Karena desa Tanggel ini merupakan sentra perkebunan jeruk di Kabupaten Blora.

“Selamat datang Bapak Bupati, Bu Wakil Bupati dan rombongan. Ini sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami masyarakat Tanggel. Baru kali ini kami yang ada di tengah hutan ini kedatangan Bupati dan Wakil Bupati untuk mendengarkan keluhan masyarakat. Mohon izin, mumpung bertemu, saya ingin menyampaikan beberapa usulan,” ucap Sumaryanto, Jumat (18/3). 

Hal senada disampaikan Sutamsu, Warga Dukuh Bogorejo, Tanggel yang hadir dalam kesempatan tersebut. Dirinya ingin pembangunan jalan kabupaten satu-satunya akses menuju Tanggel bisa diperbaiki.

BACA JUGA :  MUSRENBANGDES KROCOK DIDOMINASI USULAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

“Kita ingin ada komitmen dari Pemerintah Kabupaten untuk kelanjutan pembangunan jalan ini. Pak Kades mungkin umurnya belum sampai 40. Lha saya ini yang sudah tua juga belum pernah merasakan jalan Tanggel ini nyaman. Sekiranya Pak Bupati dan rombongan bisa membantu kami,” kata Sutamsu.

Bupati Arief Rohman mengaku, sebagai tahap awal, tahun 2022 ini sudah dianggarkan untuk pembetonan jalan Kadengan-Tanggel sekitar 1 kilometer.

“Memang ini belum bisa menjangkau seluruh kerusakan. Namun akan kita upayakan berlanjut di 2023 nanti. Semoga kemampuan anggaran Pemkab semakin bertambah,” jelasnya.

BACA JUGA :  BLORA TEKEN KERJASAMA DENGAN PERHUTANI, SEJUMLAH RUAS JALAN HUTAN SIAP DIBETON

Pihaknya menyadari bahwa Desa Tanggel ini memiliki potensi yang luar biasa. Namun kondisi infrastrukturnya memang belum baik.

“Maturnuwun atas masukan dan usulannya. Kami menyadari bahwa jalan kabupaten menuju Tanggel ini masih rusak. Tadi dari Kadengan menuju Tanggel rasanya goyang kanan kiri di dalam mobil. Kita komitmen agar ke depan pembangunan jalan kabupaten menuju desa penghasil jeruk ini akan terus dilakukan,” tegas Bupati yang baru satu tahun menjabat ini. (sub).