fbpx

WUJUDKAN BLORA ZERO KNALPOT BRONG, POLISI MENYASAR PELAJAR

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora menggelar Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) kepada pelajar di SMP N 1 Jepon, Jumat (21/01). Tujuan dilaksankan untuk mewujudkan Blora Zero Knalpot Brong.
Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) oleh Satlantas Polres Blora di SMPN 1 Jepon.

Jepon – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora menggelar Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) kepada pelajar di SMP N 1 Jepon, Jumat (21/01). Tujuan dilaksankan untuk mewujudkan Blora Zero Knalpot Brong.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto menyampaikan, kegiatan ini adalah salah satu cara yang dilakukan Satlantas untuk mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif serta sehat bebas dari Covid-19.

BACA JUGA :  PIMPIN APEL GELAR PASUKAN, KAPOLRES TEKANKAN 3 POIN PENTING

“Kita sampaikan tentang tertib berlalu lintas, dan disiplin protokol kesehatan. Salah satu sasaran kita adalah para pelajar dimana dari mereka banyak yang menggunakan sepeda motor,” papar Kasat Lantas.

Ia mengimbau kepada seluruh pelajar agar menyampaikan ke pihak keluarga untuk tidak menggunakan knalpot brong, termasuk guru, murid atau keluarga murid. Karena knalpot brong sangat meresahkan masyarakat dan akan ditindak tegas dari polisi.

BACA JUGA :  BENDA INI UNGKAP IDENTITAS TENGKORAK YANG DITEMUKAN DI DASAR JURANG

“Untuk para pelajar yang belum mempunyai SIM, kita imbau agar tidak mengendarai sepeda motor. Karena selain berbahaya juga melanggar aturan dan dapat ditilang,” lanjut Kasat Lantas.

Kemudian, Kanit Kamsel Satlantas Polres Blora Ipda Sigit Hari Wibowo memimpin acara Dikmas Lantas, diikuti oleh guru, staf dan anak anak SMP N 1 Jepon.

“Kami mengajak masyarakat terutama adik adik pelajar SMP N 1 Jepon agar membiasakan disiplin dalam berlalu lintas. Dan jangan lupa kepada para pelajar untuk selalu menerapkan protokol kesehatan karena saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19,” pungkas Ipda Sigit. (Jam).

BACA JUGA :  SAAT KAPOLRES SUAPI PEDAGANG PASAR