fbpx

ARYO PENANGSANG MBALELO DI SENDANGGAYAM BANJAREJO

  • Bagikan
Pagelaran Ketoprak Mustiko Budoyo dengan lakon Aryo Penangsang Mbalelo dalam Sedekah Bumi Desa Sendanggayam Kecamatan Banjarejo, Selasa (24/07).

Banjarejo – Adipati Jipang Panolan, Aryo Penangsang gugur bersimbah darah. Ususnya terburai, didekatnya tergeletak Keris Kyai Setan Kober. Kain penutup panggung (layar) perlahan diturunkan, diiringi suara gamelan yang mengalun sedih.

Demikianlah adegan akhir dari lakon ketoprak Penangsang Mbalelo. Lakon ini ditampilkan dengan mengagumkan oleh paguyuban ketoprak Mustiko Budoyo dari Desa Tempuran Blora Kota. Pentas ini merupakan acara puncak Sedekah Bumi Desa Sendanggayam Kecamatan Banjarejo.

 

Pagelaran Ketoprak Mustiko Budoyo dengan lakon Aryo Penangsang Mbalelo dalam Sedekah Bumi Desa Sendanggayam Kecamatan Banjarejo, Selasa (24/07).

 

“Sebelumnya, panitia sedekah bumi mengadakan serangkaian acara. Diantaranya, berbagai macam perlombaan untuk anak-anak hingga orang dewasa. Tujuan kita adalah mempererat persaudaraan antar warga Desa Sendanggayam,” ucap Kades Sendanggayam Mihartiningsih diwakili ketua LKMD setempat, Suyanto, Selasa (24/07).

Dalam sambutan sebelum pentas, Suyanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Sendanggayam. Pasalnya, warga setempat rela menyisihkan sebagian rezekinya untuk memeriahkan agenda tahunan ini.

Besaran sumbangannya pun bervariasi, mulai dari Rp 60 ribu hingga Rp 150 ribu. Tergantung kemampuan dan kerelaan KK tersebut.

“Tiap kepala keluarga di Sendanggayam menyumbang untuk suksesnya acara ini. Sedekah bumi ini merupakan tradisi turun temurun dan sudah ada sejak dulu. Kita akan terus lestarikan tradisi ini,” pungkas Suyanto.

 

Reporter : Abdul Ghofur

  • Bagikan