fbpx

POLRES DAN PEMKAB SIKAPI PERLINTASAN KERETA TANPA PALANG

  • Bagikan
POLRES DAN PEMKAB SIKAPI PERLINTASAN KERETA TANPA PALANG
perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Blora disikapi serius oleh jajaran Polres Blora dan Pemkab Blora dengan menggelar rakor lintas sektoral kesiapan Operasi Ramadniya. Foto : Bloranews

Blora, – Adanya perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Blora disikapi serius oleh jajaran Polres Blora dan Pemkab Blora dengan menggelar rakor lintas sektoral kesiapan Operasi Ramadniya.

Pasalnya, selama arus mudik dan balik Lebaran 2017, frekuensi lintas kereta api diperkirakan bertambah. Dengan begitu, keberadaan petugas di tiap perlintasan dinilai sangat dibutuhkan.

‘’Perlintasan sebidang ini memang menjadi perhatian, apalagi di Blora ada 16 perlintasan tanpa palang pintu,’’ ujar Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Wakapolres Kompol Indriyanto Dian Purnomo di Mapolres Blora, Rabu (14/06/17).

 

POLRES DAN PEMKAB SIKAPI PERLINTASAN KERETA TANPA PALANG
perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Blora disikapi serius oleh jajaran Polres Blora dan Pemkab Blora dengan menggelar rakor lintas sektoral.

 

Untuk itu, dia berharap seluruh elemen masyarakat membantu dan terlibat dalam menjaga dan memberikan keselematan pengendara di jalan raya, termasuk di perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

Menurutnya, dalam rakor di Provinsi beberapa waktu lalu, seluruh perlintasan sebidang akan ditutup. Adapun perlintasan yang ada palang pintu akan dibangun flay over.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Blora Bambang mengatakan saat ini instansinya sudah memberikan surat kepada camat yang memiliki wilayah yang dilalui jalur kereta api.

 ‘’Surat yang sudah dikirim itu berisi imbauan agar camat mensiagakan personel Linmas di perlintasan tanpa palang pintu di wilayah masing-masing,’’ ujar Bambang.

Meski demikian, kata dia, sebenarnya setiap hari perlintasan tersebut sudah ada yang menjaga, tetapi, harus tetap diberikan perhatian yang serius.

Kabagops Polres Blora Kompol I Gede Arda menambahkan, bahwa dalam mendukung Operasi Ramadniya yang akan digelar 19 Juni – 04 Juli 2017, bukan hanya melibatkan personel Polres, tetapi juga TNI, Forkommitra Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, PMI Blora, dan beberapa instansi lainnya.

‘’Sejumlah kerawanan yang mungkin timbul sudah dipetakan dan antisipasi. Dengan begitu, masyarakat akan merasa aman dan nyaman untuk Blora yang kondusif,’’ terangnya.

Reporter : Ngatono

banner 120x500
  • Bagikan