fbpx

PASCA PENGUKUHAN, INI HARAPAN BUPATI BLORA KEPADA FAPSEDU

  • Bagikan
Bupati Blora Djoko Nugroho dalam pengukuhan Fapsedu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (23/08).

Blora – Usai dikukuhkan, Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu) segera diharapkan kiprahnya dalam pembangunan di Kabupaten Blora. Namun, terlebih dahulu, pengurus Fapsedu harus memahami tujuan dibentuknya forum ini.

“Tujuan dibentuknya Fapsedu ini, bisa mencarikan solusi dalam (mewujudkan –red) kesejahteraan masyakarat,” jelas kepala bidang (Kabid) pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) BKKBN Jawa Tengah, Nurudin Pribadi, Kamis (23/08).

 

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam pengukuhan Fapsedu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (23/08).

 

Nurudin memaparkan, sejumlah masalah kependudukan yang ada di Jawa Tengah. Meliputi, peningkatan jumlah penduduk, kelahiran di usia muda, indeks pembangunan manusia di sektor kesehatan dan angka kehidupan manusia di Provinsi Jawa Tengah.

Paparan ini disampaikannya dalam seminar peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Selain seminar dan pengukuhan Fapsedu, kegiatan ini juga dirangkai dengan pengukuhan Koalisi Muda Kependudukan.

Dalam kesempatan yang sama, dicanangkan pula kesatuan gerak PKK – Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) – Kesehatan tingkat Kabupaten Blora tahun 2018.

Sementara itu, Bupati Blora Djoko Nugroho optimis, Fapsedu, Koalisi Muda Kependudukan dan PKK dapat membantu meningkatkan kualitas SDM di Blora. Bupati berharap, dengan meningkatnya kualitas SDM dapatmenurunkan angka kemiskinan.

“Ayo kita maju dan bangkit, di Jawa Tengah kemiskinan turun satu digit, dari 12 turun menjadi 11 persen. Semoga dari jumlah itu, Blora menjadi penyumbang terbanyak dalam pengurangan kemiskinan,” harap Bupati.

 

Reporter : Khoirunniam

 

  • Bagikan