fbpx

100 JURU SEMBELIH KANTONGI SERTIFIKAT HALAL

Sebanyak 100 juru sembelih di Jawa Tengah mengantongi sertifikat halal. Hal itu tercatat setelah selama dua tahun Pemprov Jateng yang bekerja sama dengan MUI, Baznas, BPOM dan Kanwil Kemenag gencar melaksanakan pelatihan juru sembelih halal (Juleha).
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Semarang, BLORANEWS – Sebanyak 100 juru sembelih di Jawa Tengah mengantongi sertifikat halal. Hal itu tercatat setelah selama dua tahun Pemprov Jateng yang bekerja sama dengan MUI, Baznas, BPOM dan Kanwil Kemenag gencar melaksanakan pelatihan juru sembelih halal (Juleha).

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, penyelenggaraan pelatihan Juleha ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemprov Jateng dalam mengembangkan ekonomi syariah dari sisi kuliner.

BACA JUGA :  GANJAR GENJOT PEMBANGUNAN RUMAH SEHAT LAYAK HUNI

“Para Juleha yang telah mengantongi sertifikat halal, sekarang sudah ada yang menjadi pelatih di komunitasnya. Bahkan, mereka bersedia bergotong royong untuk membiayai penyelenggaraan pelatihan,” ujar wagub saat menghadiri Festival Jateng Syariah, Rabu (31/8) di Hotel Tentrem Semarang.

Keberadaan Juleha ini pun mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha. Bahkan, wagub berkeinginan kedepannya para penjual daging juga diberi sertifikat halal.

BACA JUGA :  BANTU TANGANI COVID, TAJ YASIN UCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PARA KIAI

“Apabila pemberian label halal kepada para pedagang daging bisa direalisasikan, maka masyarakat akan lebih yakin bahwa daging yang dikonsumsinya adalah daging halal dan thoyyib,” pungkas Wagub Taj. (*)