fbpx
OPINI  

26 JUNI DAN PERISTIWA MENARIK DIDALAMNYA

Banyak peristiwa menarik di tanggal ini, seperti pendaratan Christopher Columbus di pulau yang pertama kali dilihatnya tahun 1493 dan Perang Dunia II: Pertempuran Stalingrad di tahun 1942.
Illustrasi.

BLORANEWS – 26 Juni merupakan hari ke-177 dalam kalender Gregorian dan hari ke-178 dalam tahun kabisat.

Di tanggal ini, banyak peristiwa menarik yang terjadi. Seperti pematenan pertama transportasi sepeda, serta tanggal dimana Pramoedya Ananta Toer menerima hadiah utama di Penghargaan Kebudayaan Asia Fukuoka ke-11.

Berikut Bloranews rangkumkan kejadian menarik yang pernah terjadi di tanggal 26 Juni.

1. Pematenan Transportasi Sepeda

26 Juni 1819 merupakan tanggal pertama kali transportasi sepeda dipatenkan. Kala itu, von Sauerbronn selaku penemu sepeda mendaftarkan rancangannya sebagai alat transportasi modern. Dan Pada 1885, sepeda mulai diproduksi massal oleh John Kemp Starley sebelum kemudian pada 1864 disempurnakan oleh Pierre Michaux dan Pierre Lallemen.

2. Penandatanganan Piagam PBB

Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan dokumen pendirian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Piagam tersebut ditandatangani pada 26 Juni 1945 dan mulai berlaku pada 24 Oktober 1945. Dengan adanya Piagam tersebut, negara Anggota PBB memiliki hak untuk mengambil tindakan terkait masalah yang terjadi di kancah internasional. Sebab, dalam Piagam tersebut diatur prinsip persamaan kedaulatan seluruh Negara.

3. Pramoedya Ananta Toer Menerima Penghargaan Kebudayaan Asia Fukuoka ke-11

12 tahun silam, tepatnya pada 26 Juni 2000, maestro sastra nasional Pramoedya Ananta Toer mendapatkan hadiah utama di Penghargaan Kebudayaan Asia Fukuoka ke-11. Mbah Pram, sapaan karibnya, merupakan pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Bahkan, banyak karyanya yang telah diterjemah ke dalam bahasa asing. Utamanya, karya Tetralogi Pulau Buru.

4. Perbaikan Hubungan Bilateral antara Indonesia dan Australia

Pada masa kepemimpinan Abdurrahman Wahid, Indonesia dan Australia melakukan perbaikan hubungan bilateral di Canberra, Australia pada 26 Juni 2003. Agenda tersebut digelar lantaran Indonesia dan Australia mengalami kerenggangan akibat masalah Timor Timur. Dan berkat forum itu, Indonesia dan Australia bersepakat untuk kembali menjalin hubungan bilateral. (Kin) 

Verified by MonsterInsights