fbpx

BERBURU KE HUTAN, PRIA INI JUSTRU TEMUKAN MAYAT LANSIA

Mayat Parijah ditemukan di tengah hutan kawasan Dukuh Kedungprau Desa Singonegoro, Kecamatan Jiken, Blora.

Jiken- Dua orang pria, masih-masing bernama Bambang (60) dan Juwanto (29), keduanya warga Desa Jiworejo Kecamatan Jiken Kabupaten Blora, dini hari tadi, bermaksud berburu binatang di hutan tidak jauh dari desa mereka.

Alangkah terkejutnya, alih-alih menemukan binatang buruan, dua pria ini justru menemukan mayat seorang lansia. Mayat wanita dengan rambut yang telah beruban ini ditemukan di kawasan hutan RPH Nglamping BKPH Wonogadung, masuk Dusun Kedungprau Desa Singonegoro.

BACA JUGA :  RUMOR MOTIF CINTA SEGITIGA BEREDAR, KAPOLRES : JANGAN ASAL PERCAYA MEDSOS !

 

Mayat Parijah ditemukan di tengah hutan kawasan Dukuh Kedungprau Desa Singonegoro, Kecamatan Jiken, Blora.

 

Kapolsek Jiken, Iptu Putoro Rambe mengungkapkan, usai menemukan mayat lansia tersebut, kedua pria ini lantas menghubungi Kades Singonegoro, dan diteruskan ke Polsek Jiken. Menurut keterangan dua warga tersebut, mayat ini ditemukan dini hari tadi, Rabu (21/11) sekitar pukul 03.00 WIB.

BACA JUGA :  DIDUGA LANTARAN PENYAKIT MENAHUN, SEORANG PRIA DI BLORA NEKAT TERJUN DARI JEMBATAN KALIWANGAN BLORA

“Saat ditemukan, mayat tersebut memakai baju lengan panjang  warna hitam, rok berwarna abu-abu, dan sandal jepit warna biru. Tinggi tubuhnya sekitar 155 cm,” terang Iptu Putoro Rambe.

Penyebab Kematian: Kelelahan Dan Serangan Jantung

Petugas kemudian mengumpulkan sejumlah keterangan dan identitas mayat pun diketahui. Mayat tersebut, atas nama Parijah Binti Rejo Wage (70), warga Dusun Nglamping RT 02 RW 04 Desa Bogorejo Kecamatan Bogorejo.

BACA JUGA :  REKONSTRUKSI PEMBUNUHAN JADI TONTONAN WARGA

Petugas medis, tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan pada mayat lansia tersebut. Kemudian, mayat ini diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dengan layak.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, lansia tersebut mengalami kelelahan karena jalan kaki hingga terkena serangan jantung,” pungkas Kapolsek.

Keterangan medis tersebut, dikuatkan dengan kesaksian salah satu anggota keluarga. Diketahui, lansia ini telah mengalami gangguan ingatan (pikun) dan sering berjalan sendirian tanpa pamit kepada keluarganya. (hud)