fbpx

DESA TUTUP, TUNJUNGAN : TEMPE DAUN JATI KHAS KOTA MUSTIKA

  • Bagikan
Tempe daun jati khas blora
Produksi tempe daun jati di desa Tutup Kecamatan Tunjungan

TUTUP–TUNJUNGAN (12.05.2016) Tempe adalah salah satu makanan asli nusantara. Umumnya, tempe disajikan sebagai lauk pelengkap hidangan. Namun di beberapa kota di nusantara tempe muncul sebagai hidangan utama, tempe mendoan misalnya. Harga yang murah dan rasanya yang nikmat membuat sajian tempe sangat akrab di lidah masyarakat di tanah air.

Di Kabupaten Blora terdapat dua jenis tempe yang menjadi ikon khas kota mustika. Keripik Tempe Kedungjenar dan Tempe daun jati desa Tutup Tunjungan. Keripik Tempe Kedungjenar adalah olahan tempe yang diiris tipis dan digoreng sangat kering sehingga memiliki tekstur renyah dan rasa yang gurih. Bagi pengunjung Kabupaten Blora, tempe Kedungjenar merupakan buah tangan yang istimewa untuk dibawa pulang untuk keluarga dan kerabat dekat.

Sedangkan, tempe daun jati desa Tutup kecamatan Tunjungan merupakan seni pembuatan tempe dengan dibungkus daun jati sehingga memiliki aroma dan cita rasa yang khas. Di Kabupaten Blora, seni meracik tempe dengan bungkus daun jati merupakan keahlian turun – temurun masyarakat desa Tutup kecamatan Tunjungan.

Desa Tutup kecamatan Tunjungan merupakan sentra produksi tempe daun jati. Sebagian besar dari warga desa tersebut melakukan pembuatan tempe daun jati secara manual. Setiap harinya, rata – rata sebuah industri rumah tangga pembuatan tempe daun jati mengolah sekitar setengah kuintal kedelai menjadi tempe yang siap dipasarkan. Hasil produksi dipasarkan di Pasar Blora Kota atau diedarkan keliling kota oleh penjual keliling yang memasok tempe daun jati dari produsen.

Selain menjadi kegiatan utama produsen, usaha produksi tempe daun jati di desa Tutup kecamatan Tunjungan ini juga membawa berkah bagi para pekerja paruh waktu yang membantu pembungkusan tempe. Kebanyakan pekerja paruh waktu ini merupakan tetangga – tetangga sekitar produsen tempe.

Tempe daun jati desa Tutup kecamatan Tunjungan memiliki aroma yang khas dan menggugah selera. Aroma khas ini diperoleh dari kombinasi aroma daun jati dan aroma daun ploso yang merupakan pembungkus tempe khas kota Mustika ini.

Reporter      : M. Afwan H.

Fotografer    : M. Eko

banner 120x500
  • Bagikan