fbpx

DUA TAHUN SANGIRAN TUTUP, PEDAGANG BANGKRUT

  • Bagikan
DUA TAHUN SANGIRAN TUTUP, PEDAGANG BANGKRUT.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno

Sragen – Dua tahun Museum Manusia Purba Sangiran tutup, membuat pedagang di kawasan itu bangkrut tidak berjualan karena pandemi covid-19.

Keadaan itu dirasakan pedagang Samiyem, berjualan aksesoris gelang dan kalung, kaos hingga alat pijat dari batu. Ia merasa senang karena dagangannya diborong oleh Gubernur.

“Saya sudah jualan di sini lama, kemarin tidak jualan dua tahun. Ini senang banget dibeli pak Ganjar, harapannya ramai yang datang jadi bisa jual terus,” ungkapnya.

Tersebut dilihat langsung oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat berkunjung di Museum Manusia Purba, Sangiran, Sragen (09/10).

Ganjar dengan gaya humornya sempat menggoda samiyem dengan tawar-menawar harga. Ganjar tampak membeli sejumlah kaos, dan alat pijat dari batu.

“Iki piro bu? Rong puluh ewu yo? (Ini berapa bu? Dua puluh ribu ya?)” canda ganjar menawar dagangan.

Setelah membeli beberapa barang, pedagang lain berteriak agar dagangannya dibeli.

Diketahui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno dalam rangka peninjauan dan penilaian 50 besar Desa Wisata Indonesia Bangkit Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Desa Wisata Sangiran menjadi salah satu dari total 50 besar desa wisata yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata 2021 tersebut. Keunggulan Desa Wisata Sangiran adalah wisata alam dengan catatan sejarah bahwa tanah di desa tersebut berusia 1,8 juta tahun. Selain itu, 50 persen fossil manusia purba ditemukan di tanah Sangiran. (Jml)

  • Bagikan