fbpx

DUKA KANJURUHAN, LAUTAN LILIN BANJIRI STADION KRIDOSONO BLORA

Lautan lilin banjiri Stadion Kridosono Blora pada Senin malam, 3 Oktober 2022. Bara lilin tersebut merupakan ekspresi duka Suporter Saminista Persikaba Blora atas tragedi kanjuruhan yang menewaskan 125 korban.
Saminista Persikaba Blora gelar aksi solidaritas tragedi Kanjuruhan dengan menyalakan ratusan lilin.

Blora, BLORANEWS – Lautan lilin banjiri Stadion Kridosono Blora pada Senin malam, 3 Oktober 2022. Bara lilin tersebut merupakan ekspresi duka Suporter Saminista Persikaba Blora atas tragedi kanjuruhan yang menewaskan 125 korban.

Dijelaskan perwakilan Saminista Blora Albert Budhi Santoso, ratusan lilin dinyalakan sebagai bentuk kepedulian atas peristiwa 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA :  SUPORTER TUNTUT PEMKAB TAMBAH ANGGARAN PERSIKABA

Menurut Budhi, peristiwa tersebut merupakan tragedi kelam di kancah sepak bola nasional. Ia berharap, tragedi itu bisa menjadi pembelajaran bagi suporter, aparat maupun organisasi sepak bola nasional. 

“Ini adalah tragedi kelam untuk sepak bola Indonesia. Dimana ratusan suporter hilang meregang nyawa. Ini adalah sebuah pembelajaran bagi suporter Indonesia untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” ucap Albert Budhi Santoso.

BACA JUGA :  TRAGIS! KESAKSIAN AREMANITA BLORA YANG SELAMAT DARI TRAGEDI KANJURUHAN

Ia berpendapat, langkah menembakkan gas air mata untuk mengatasi kerusuhan tidaklah tepat. Sebab banyak ibu-ibu dan anak-anak yang turut menonton sepak bola hanya sekedar untuk hiburan akhir pekan.

“Melihat kemarin di Kanjuruhan respon aparat berlebihan. Kami mohon untuk jangan sampai terulang. Apalagi menembakkan gas air mata dimana itu ditembakkan di tribun,” tegasnya.

BACA JUGA :  SUPORTER TUNTUT PEMKAB TAMBAH ANGGARAN PERSIKABA

Mewakili pihaknya, Budhi pun mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas tragedi pilu yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang.

“Pesan saya kepada Pemerintah dan semua lini yang menangani kejadian kemarin, jadikanlah evaluasi yang mendalam,” jelasnya. (*)