fbpx

GANJAR MINTA KEMENDAG SEGERA AMBIL TINDAKAN TANGANI POLEMIK MINYAK GORENG

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengomentari polemik pada proses pengisian Perangkat Desa (Perades) di Kabupaten Blora, melibatkan194 dengan jumlah formasi 857 jabatan.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Semarang- Polemik minyak goreng yang meresahkan masyarakat hingga kini belum terkendali. Menanggapi polemik tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera ambil tindakan untuk menangani persoalan yang terjadi.

“Penting kiranya Kementerian Perdagangan harus cepat, tidak boleh lambat lagi, dan harus terkendali betul. Saya kira leadernya, leading sector-nya itu musti Kementerian Perdagangan karena dari tangan kementerian perdaganganlah sebenarnya ini bisa diurai dengan cepat,” jelas Ganjar, Kamis (17/3).

BACA JUGA :  KELUH PEDAGANG PASAR: HARGA MINYAK GORENG 14K MASIH MAHAL

Ganjar mengaku senantiasa berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait hal itu. Ia berharap pemerintah pusat segera menyelesaikan masalah yang terjadi. Sebab jika dibiarkan berlarut akan dapat memengaruhi perekonomian.

“Kita di daerah siap mendukung itu. Tapi karena pabriknya tidak di sini, sistem distribusinya kami juga hanya mengikuti dari keputusan di sana (pusat), termasuk seluruh kebijakan minyak goreng ada di sana. Maka saya kira Menteri Perdagangan segera ambil tindakan, jangan terlambat,” katanya. (Kin).

BACA JUGA :  GANJAR GAGAS PEMBAYARAN NON TUNAI, DI BLORA TELAH BERJALAN SEJAK LAMA