fbpx

JATENG JADI PROVINSI TERBAIK PENGGERAK AKSES KEUANGAN

  • Bagikan
JATENG JADI PROVINSI TERBAIK PENGGERAK AKSES KEUANGAN
Ganjar terima penghargaan dari OJK

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsi terbaik se-Indonesia di bidang penggerak akses keuangan. Hal ini dibuktikan dengan tiga piala penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diberikan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

“Hari ini saya bawa tiga piala untuk pak Ganjar, karena beberapa tahun terakhir, Jateng selalu mendapat penghargaan,” kata Aman Santosa selaku Kepala OJK Regional Jateng-DIY saat di kantor Ganjar, Selasa (6/4).

 

JATENG JADI PROVINSI TERBAIK PENGGERAK AKSES KEUANGAN
                                       Ganjar terima penghargaan dari OJK

Aman mengatakan, tiga piala penghargaan dari OJK Pusat ini sebenarnya diberikan kepada Pemprov Jateng pada 2020 lalu. Namun karena pandemi, acara digelar secara virtual dan baru diberikan saat ini.

Tiga penghargaan tersebut adalah penghargaan provinsi dengan inovasi pengembangan program inklusi keuangan terbaik yang digelar Oktober 2020, penghargaan Simpel Award yang digelar November 2020 dan penghargaan khusus untuk Ganjar sebagai tokoh penggerak program inklusi keuangan terbaik yang digelar pada Januari 2021.

“Beberapa penghargaan ini membuktikan Jateng sebagai penggerak program inklusi terbaik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Aman menambahkan selama ini Pemprov Jateng bersama OJK memiliki sejumlah program di bidang inklusi. Diantaranya mengedukasi masyarakat agar memiliki akses terhadap industri jasa keuangan, edukasi tentang jasa keuangan dan program lain termasuk fasilitas kredit.

“Program-program itu berjalan baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Sehingga, Jateng hampir selalu mendapatkan penghargaan terkait inklusi keuangan ini,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, penghargaan yang diterimanya itu tak lepas dari bantuan dan pendampingan OJK. Menurutnya, pengembangan inklusi keuangan memang digenjot agar masyarakat menjadi paham terkait program itu.

“Penghargaan-penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Jawa Tengah, agar keuangan kita lebih inklusif. Selain itu, kami juga terus mendorong kebiasaan chasless dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat sebagai salah satu cara pengelolaan keuangan,” ujarnya. (Jay)

 

  • Bagikan