fbpx

HARGA MINYAK GORENG KEMBALI NAIK

Harga minyak goreng di Jawa Tengah kembali naik selama sepekan terakhir. Hal itu ditemukan Gubernur Ganjar Pranowo setelah mendampingi Presiden Joko Widodo sidak di Pasar Colomadu Karanganyar, Senin (21/11/2022).
Gubernur Ganjar dampingi Presiden Joko Widodo sidak di Pasar Colomadu, Karanganyar.

Karanganyar, BLORANEWS – Harga minyak goreng di Jawa Tengah kembali naik selama sepekan terakhir. Hal itu ditemukan Gubernur Ganjar Pranowo setelah mendampingi Presiden Joko Widodo sidak di Pasar Colomadu Karanganyar, Senin (21/11/2022).

Diketahui, Jokowi datang di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB dan sudah disambut Ganjar di depan pasar. Kemudian keduanya berkeliling dan menyapa para pedagang untuk mengecek harga bahan pokok. 

BACA JUGA :  PEDULI PEJUANG KANKER, 100 ORANG IKUTI RUN AGAINST CANCER 2023

Di Pasar Colomadu, Presiden Jokowi beserta Gubernur Ganjar menemukan bahwa kenaikan ada pada komoditas minyak goreng. tak tanggung-tanggung, kenaikannya mencapai Rp 2.000 per liter.

“Saya melihat harga tadi yang naik, minyak. kaget juga tadi naiknya hingga Rp 2000,” ujar Presiden Jokowi.

Selain minyak goreng, harga tempe juga alami lonjakan harga. Hal itu dikarenakan harga bahan baku kedelai alami kenaikan hingga Rp 15 ribu per kilogram.

BACA JUGA :  TUNTUT KESEJAHTERAAN, DRIVER OJOL DEMO DIDEPAN KANTOR GUBERNUR

“Terus tempe juga naik karena memang kedelainya naik Rp 15 ribu. Itu fakta di lapangan yang kita temukan dan nanti akan dicarikan solusinya,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Ganjar mengatakan bahwa, selain dua komoditas tersebut harga bahan pokok di Pasar Colomadu relatif stabil. Bahkan beberapa alami penurunan.

“Iya beberapa komuditas tadi stabil ya, Pak Presiden ingin meyakinkan saja apa yang terjadi di pasar-pasar, khususnya pasar tradisional seperti ini. Dan mudah-mudahan bisa semakin terkendali. Tadi kedelai yang agak tinggi, tapi relatif yang lain sudah turun,” jelas Ganjar. (*)

BACA JUGA :  RIUH, GUBERNUR JATENG GOYANG WARGA SOLO