fbpx

JATENG SABET JUARA LAYANAN INVESTASI 2022

Penghargaan title terbaik layanan investasi berhasil disabet Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada ajang anugerah layanan investasi (ALI) 2022. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amien kepada Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen.
Pemberian penghargaan Anugerah Layanan Investasi (ALI).

Jakarta, BLORANEWS – Penghargaan title terbaik layanan investasi berhasil disabet Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada ajang anugerah layanan investasi (ALI) 2022. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amien kepada Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen.

Dalam kesempatan tersebut, Ma’ruf Amien mengajak pemda maupun kementerian fokus menggenjot investasi sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi. Selain itu, ia juga mengajak pemda untuk mengembangkan sumberdaya di dinas yang membidangi investasi.

BACA JUGA :  PULIHKAN EKONOMI PASCA PANDEMI, INVESTASI DAN UMKM DITINGKATKAN

“dinas seperti DPMPTSP merupakan garda terdepan dalam mengawal investasi serta mewujudkan penanaman modal yang transparan, bersih dan cepat,” ujarnya Rabu (12/10) di Grand Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta Pusat.

Lain sisi, Kepala BKPM/Kementerian Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pencapaian investasi yang saat ini diraih adalah upaya bersama. Ia menambahkan, tahun ini target investasi ialah Rp 1.200 triliun.

BACA JUGA :  HADIRI PENGUKUHAN BPKP, GANJAR BERHARAP DATA KEMISKINAN DIPERBAIKI

“kita sudah mampu merealisasikan Rp 584,6 triliun setara dari 48,7 persen. Target investasi Rp 1200 triliun bukan saja kerja BKPM, tapi kerja para menteri sektoral, bupati, gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota dan kepala DPMPTSP,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jateng Ratna Kawuri mengatakan, anugerah ini merupakan kali ketiga yang diraih provinsi jateng. Ini mengindikasikan keseriusan Pemprov Jateng dalam mengawal investasi.

BACA JUGA :  BELANJA PRODUK LOKAL PEMPROV JATENG CAPAI 53,17 PERSEN

“Ini yang ketiga kali hatrick, 2018 kemudian vakum, dilanjutkan di 2021 dan 2022,” paparnya. (*)