fbpx

KALI KETIGA, PESAWAT LATIH T-50I GOLDEN EAGLE JATUH

Insiden pesawat latih T-50i golden eagle yang jatuh di dekat pertapan di Dukuh Ngrawoh, Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora merupakan ketiga kalinya. 
Kepingan pesawat latih T-50i golden eagle yang jatuh di Nginggil, Kradenan, Blora.

Blora, BLORANEWS – Insiden pesawat latih T-50i golden eagle yang jatuh di dekat pertapan di Dukuh Ngrawoh, Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora merupakan ketiga kalinya di Indonesia. 

Kecelakaan pertama terjadi pada tanggal 20 Desember 2015 ketika pesawat latih T-50i Golden Eagle saat melakukan solo aerobatik di Jogjakarta. Seperti video yang diunggah Jejak Tapak News, pesawat jatuh di pinggiran Lanud Adi Sucipto, Yogyakarta. Pesawat dengan pilot Let Kol Marda Sarjono dan Kapten Penerbangan Dwi Cahyadi. Keduanya meninggal dalam insiden tersebut. 

BACA JUGA :  JENIS PESAWAT JATUH T50I GOLDEN EAGLE LANUD ISWAHJUDI

Pesawat latih T50i kecelakaan kedua kali terjadi pada tanggal 10 Agustus 2020 ketika akan lepas landas di Lanud Iswahjudi. Pesawat diawaki oleh Mayor Luluk Prabowo sebagai instruktur dan letnan 2 Muhamad Zaki sebagai siswa. Keduanya mengalami luka. Sekitar satu bulan, Mayor Luluk dikabarkan meninggal dunia. 

Insiden pesawat T-50i golden eagle lanud iswahjudi jatuh ketiga kalinya terjadi di Dusun Nrgawoh, Desa Nginggil, Kradenan, Blora pada Senin (19/7). Pesawat dipiloti oleh Lettu Pnb Allan Safitra Indra itu ditemukan hancur berkeping-keping. Pesawat hilang kontak setelah melakukan take off dari Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur pukul 18.24. Lost contact sekitar 19.25 saat menjalankan misi Night Tactical Intercept. (Jam). 

BACA JUGA :  MENGENAL PESAWAT T-50I GOLDEN EAGLE