fbpx

KEBUN BUNGA KESETIAAN DI BLORA SEDOT WISATAWAN

  • Bagikan
Foto : Humas Pemkab Blora
Foto : Humas Pemkab Blora

Blora- Bunga matahari Helianthus annuus L. adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30 cm).

Bunga matahari merupakan bunga nasional Ukraina dan bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat.

Dalam sejarahnya bunga ini dibudidayakan oleh orang-orang Indian Amerika Utara sejak ribuan tahun lalu. Selanjutnya tersebar ke Amerika Selatan dan menjadi salah satu sumber pangan bagi warga Inka.

Tak hanya cantik dipandang, bunga matahari ternyata juga baik untuk menyerap racun. Jutaan bunga matahari ditanam setelah bencana tsunami menghancurkan reaktor di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima di Jepang. seperti dilansir Womansday.com, (21/9/2016),

Bunga matahari melambanagkan kesetiaan,kepatuhan dan kebahagiaan sehingga bunga matahari sangat cocok untuk mewakili persahabatan karna tampak begitu kuat dan melambangkan sifat tegar.

Kini di blora telah Hadir kebun bunga matahari di Bukit Sayuran, Desa Soko, Kecamatan Jepon, banyak pemuda pemudi yang sengaja datang ke Bukit Sayuran untuk menikmati keindahan Kebun Bunga ini.

Seperti yang di ceritakan  Tyas (24) warga Todanan rela pulang kampung  Karena ingin mengunjungi lokasi ini, “Saya tertarik setelah melihat keindahan kebun bunga matahari di akun instagram. Mumpung liburan jadi menyempatkan datang kesini,” bebernya.

Pratikto Nugroho sebagai pemilik WDB membenarkan bahwa dirinya sengaja menabur bibit bunga matahari di atas bukit dekat lokasi wista kulinernya. Hal itu dilakukan untuk menarik wisatawan, khususnya kalangan muda yang sedang gemar berburu foto untuk diunggah di media sosial.

“Dulu sudah pernah berbunga sekali, namun layu lagi. Kini bunganya mekar lagi, paling tidak bertahan maksimal satu bulan. Setelah itu bunga akan layu dan berguguran. Kita akan ganti dengan tanaman baru,” pungkas Pratikto.

Sumber : Wikipedia,Womansday.com dan Humas pemkab Blora

banner 120x500
  • Bagikan