fbpx

KPK OTT BUPATI PEMALANG, GANJAR ANGKAT BICARA

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo angkat bicara ketika mengetahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo pada Kamis (11/8) malam.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai usai mengikuti acara Jagongan Bareng Ajaib di Hotel Tentrem, Semarang.

Semarang, BLORANEWS – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo angkat bicara ketika mengetahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo pada Kamis (11/8) malam.

Ganjar menyayangkan kejadian OTT yang melibatkan kepala daerah tersebut, karena telah beberapa kali memperingatkan agar tidak terlibat dalam tindak pidana korupsi (tipikor).

“Saya selalu mengingatkan karena sebenarnya kerjasama kita dengan para penegak hukum, dengan KPK itu sudah terlalu sering,” tegas Ganjar usai mengikuti acara Jagongan Bareng Ajaib di Hotel Tentrem, Semarang.

BACA JUGA :  USAI BEDINGIN DAN LEDOK, GILIRAN KADES DALANGAN DAN GONDORIYO BANTAH TUDINGAN LSM KOPRAL

Ganjar mengatakan, Kabupaten Pemalang sedang dalam pendampingan Pemprov Jateng. Hal ini dalam rangka penunjukan Sekertaris Daerah baru karena yang sebelumnya (MA) mengundurkan diri setelah terlibat kasus korupsi dan ditetapkan tersangka oleh kepolisian.

“Kami kemarin lagi mendampingi di sana dari problem yang dihadapi sekdanya, maka kemudian kami coba intens ya saya tidak tahu kalau kemudian akan terjadi hal ini,” tandasnya.

BACA JUGA :  DI PENGADILAN TIPIKOR, JAKSA BEBERKAN PUNGLI PTSL DI KAWENGAN JEPON

Ganjar belum mengetahui informasi lengkap terkait OTT tersebut. Terkait OTT bupati di Gedung DPR, Ganjar mengatakan komunikasi tentang bisnis yang berujung pada usulan kebijakan seringkali berpotensi pada tindakan rasuah.

“Ini peringatan untuk semuanya, udahlah hentikan semuanya kejahatan model seperti itu. saya tidak tahu mungkin diantara mereka juga berkomunikasi urusan bisnis, yang lari pada kebijakan dan udah terlalu banyak sih beberapa kasus kan muncul umpama mungkin mengajukan usulan, didampingi, mendapatkan fee, yang seperti itu biasanya (potensi korupsi),” tandasnya.

BACA JUGA :  IKSAN SKUTER, MENGHAJAR KORUPTOR LEWAT LIRIK LAGU

Sebagai tambahan, informasi OTT terhadap Bupati Pemalang terjadi Kamis (11/8) malam. Diberitakan, Mukti Agung Wibowo terjerat OTT di Gedung DPR, Jakarta. Selain dia, KPK juga mengamankan puluhan orang lain. KPK belum mengumumkan secara resmi status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. (Jam)