fbpx

LANGKAH PEMKAB BLORA ENTASKAN KEMISKINAN

Berbagai upaya dilakukan Pemkab Blora guna mengentaskan problem kemiskinan. Salah satunya ialah dengan belajar/studi tiru inovasi penanggulangan kemiskinan dan penanganan anak tidak sekolah ke Pemkab Pekalongan.
Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati.

Pekalongan, BLORANEWS – Berbagai upaya dilakukan Pemkab Blora guna mengentaskan problem kemiskinan. Salah satunya ialah dengan belajar/studi tiru inovasi penanggulangan kemiskinan dan penanganan anak tidak sekolah ke Pemkab Pekalongan.

Pemkab Blora yang diwakili Wabup Tri Yuli Setyowati melangsungkan kegiatan studi tiru tersebut pada Jumat, (3/5) di Aula Setda Pekalongan.

Di hadapan Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, Wabup Tri Yuli menjelaskan bahwa Kabupaten Blora ingin meniru inovasi Pemkab Pekalongan dalam mengentaskan kemiskinan. Apalagi, lanjutnya, angka kemiskinan di Blora masih tergolong tinggi. Jadi perlu adanya terobosan baru yang inovatif.

BACA JUGA :  KEMISKINAN EKSTRIM JATENG, PLN BANTU LISTRIKISASI 750 RUMAH TANGGA

“Angka kemiskinan di Blora masih tinggi 12,9 persen, apalagi di masa pandemi yang kita tahu banyak yang naik, itu yang menjadi pemikiran kami hagaimana kami disini ingin belajar inovasi-inovasi keberhasilan di Pemkab Pekalongan yang sudah dilakukan dan tentunya ilmunya agar dibagi biar kita sama-sama dari Blora bisa menyusul,” jelas wabup Tri Yuli.

BACA JUGA :  ANGKA KEMISKINAN MASIH JADI MOMOK PEMKAB BLORA

Diketahui, Pemkab Pekalongan terkenal sebagai Kabupaten yang inovatif. Berbagai prestasi tingkat nasional pernah diraih kota batik tersebut. Diantaranya untuk inovasi laboratorium kemiskinan dan aplikasi “Kudu Sekolah”.

Dijelaskan Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, Pemkab Pekalongan bakal menularkan inovasi tersebut ke Kabupaten lain. Dalam hal ini, pihaknya siap bersinergi dengan Pemkab Blora. Termasuk untuk berbagi ilmu dan pengalaman terkait penanggulangan kemiskinan.

BACA JUGA :  GANJAR YAKIN BANTUAN 100 RIBU RSLH BISA TUNTAS

“Memang kemajuan dan prestasi yang telah dicapai Kabupaten Pekalongan khususnya terkait penanggulangan kemiskinan dan penanganan anak tidak sekolah. Diantaranya, inovasi laboratorium kemiskinan dan inovasi “Kudu Sekolah” yang mendapatkan penghargaan dari pemerintah,” tegasnya. (Kin).