NGAWEN DARURAT SAMPAH, PEMKAB BLORA DIMINTA BIKIN TPA SEMENTARA




Ngawen- Sampah di wilayah Kelurahan Ngawen Kecamatan Ngawen Blora dan sekitarnya sudah menggila. Halitu terutama di lokasi penimbunan sampah sementara yang ada di lingkungan Pasar Ngawen.

Beberapa bulan terakhir, warga setempat mengeluh. Pasalnya, pihak petugas pemungut sampah terkesan lamban mengangkut sampah untuk dibawa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blora di Desa Temurejo Kecamatan Blora Kota.

 

Kondisi penampungan sampah di kawasan Pasar Ngawen, Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora

 

“Parah, sampah menggunung, menumpuk berbulan-bulan, baunya sangat menyengat. Petugasnya selalu menyisakan sampah disini, sering sampai berulat,”ujar Muslimatun (35), warga lingkungan Pasar Ngawen kepada Bloranews.com, Kamis (13/6).

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi semenjak adanya larangan membuang sampah di bantaran Kali Gondang Ngawen. Mengingat, selama ini warga di Ngawen dan sekitarnya mayoritas membuang sampah rumah tangga di pembuangan sampah ilegal di lokasi tersebut.




“Sejak dilarang buang sampah di Gondang (Bantaran Kali Gondang, red). sekarang bukan saja sampah rumah tangga yang dibuang di tempat penampungan sampah Pasar Ngawen. Tapi, sampah dari rumah makan ditumpuk semua disitu. Jadi overload dan petugasnya lamban untuk bawake TPA Temurejo,” imbuhnya.

Hal tak jauh berbeda dikatakan Iwan (18). Ia juga mengeluh lantaran bau sampah sangat mengganggu. terlebih lagi, kata Iwan, di lingkungan tersebut juga dekat tempat ibadah, sehingga sangat tidak memberikan kenyamanan.

“Harusnya, ketika dikumpulkan di satu titik, juga harus dipikirkan teknis operasional biar tidak menumpuk. ini bukan sampah pasar ngawen saja, karena rata-rata rumah tangga dan warung-warung juga buangdi sini,” tandas Iwan.

Iwan berharap, Pemkab Blora segera berpikir untuk membuat TPA sementara di Ngawen yang jauh dari pemukiman warga. “Pihak Pemkab ataupun Kelurahan dan Kecamatan Ngawen harusnya segera berpikir mencarilahan untukpenampungan sampah sementara sebelum diangkut ke TPA Temurejo. Jangan kayak gini, lah,” pintanya.

Sementara itu, salah seorang pegawai Pasar Ngawen, Darto (44) mengaku lokasi penimbunan sampah di pasar Ngawen bukan hanya dari sampah pasar. “Kalau dari aja, ya gak kayak gini. Kami sudah berkali-kali mengingatkan dan melarang warga buang sampah disini, karena ini khusus sampah pasar, tapi nyatanya mereka membandel,” ujarnya. (top)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan