fbpx

PECAH TELUR, BLORA DAPAT RP 160 M DARI DBH MIGAS

Bupati Blora, Arief Rohman.
Bupati Blora, Arief Rohman.

Blora, BLORANEWS – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mendapatkan hak sebagai penerima Dana Bagi Hasil (DBH) Migas akhirnya berhasil. Nilainya Rp 160 M. Masuk dianggaran tahun 2023.

Bupati Arief Rohman mengaku bersyukur atas hal tersebut. Sebab tahun 2023 mendatang, Blora mendapat Rp160 Miliar dari DBH Migas. Rencananya, dana tersebut akan diperuntukkan untuk pembangunan Infrastruktur dan bayar hutang.

BACA JUGA :  HARAPAN 3,2 KM JALAN PETING-SUMBER DIBANGUN TAHUN INI

“Semoga bermanfaat untuk pembangunan Blora. Untuk meneruskan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Arief menegaskan, ada 7 Kabupaten yang berbatasan. Mulai Blora, Ngawi, Nganjuk, Madiun, Jombang, Lamongan dan Tuban.

“3 persen dibagi rata kabupaten yang berbatasan dengan blok Cepu,” jelasnya.

Sebelumnya, keinginan Pemkab Blora untuk mendapat DBH Migas telah diakomodasi dalam Kemen ESDM dalam RUU Migas yang baru. Yaitu sebagai daerah perbatasan yang bisa menerima DBH Migas.

BACA JUGA :  MBAH SAGOH, BEKAS PENGEBORAN MINYAK KOLONIAL YANG SARAT NUANSA MISTIS

Penjelasan itu tertuang dalam rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Hubungan Keungan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Salah satu isi dalam rancangan itu Pasal 117 Ayat 2 huruf C. Jika kabupaten/kota lainnya yang berbatasan langsung dengan kabupaten/kota penghasil (Migas) sebesar Tiga persen. (sub)