SEMPAT ENGGAN MASUK KOMISI, FRAKSI PKS-GERINDRA BLORA BERUBAH SIKAP

Blora- Konstalasi politik di DPRD Blora bakal berubah dalam waktu dekat. Pasalnya, Fraksi PKS-Gerindra yang semula menolak masuk ke komisi, berubah haluan setelah menerima surat dari pimpinan DPRD.

“Sudah kita kirim surat seminggu lalu. PKS dan Gerindra sudah masuk ke komisi masing-masing. Nanti sekalian akan kita sampaikan di Paripurna,” kata Ketua DPRD Blora, HM Dasum, Selasa (26/11).

 

PKS-Gerindra

PKS-Gerindra

 

Sebelumnya, Fraksi PKS-Gerindra bersama dengan Fraksi Demokrat Hanura dan Fraksi PPP menolak masuk ke komisi yang ada. Sebanyak 15 wakil rakyat dari 3 fraksi tersebut hanya bersedia masuk ke dua komisi saja, yakni komisi C (Bidang Pembangunan) dan Komisi D (Bidang Kesra).

Polemik antara 3 fraksi dengan pimpinan DPRD sempat meruncing saat berlangsung Rapat Paripurna Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pada pertengahan Oktober lalu. Bahkan, dalam rapat yang berlangsung tertutup itu, dikabarkan terjadi kontak fisik antar anggota.

Lebih lanjut, Dasum berharap perubahan sikap Fraksi PKS-Gerindra ini dapat membuat kinerja DPRD semakin maksimal. Pasalnya, agenda pembangunan ke depan membutuhkan banyak energi dan keseriusan wakil rakyat dalam menjalankan tugasnya.

“Mudah-mudahan ke depan kita  bisa berjalan lancar. Saya inginnya, segera iso mergawe bareng-bareng (bekerja bersama-sama, jw),” pungkasnya.

Sementara, Ketua DPD PKS Kabupaten Blora, yang juga anggota Fraksi PKS-Gerindra, Santoso Budi Susetyo mengungkapkan, pihaknya telah melayangkan usulan penempatan anggota fraksi di komisi pada 11 November lalu.

“Susunannya, saya di A, Jayadi (Gerindra) di B, Sahari (PKS) dan setiyadji (Gerindra) di C, dan Arifin (PKS) di D,” paparnya. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.