fbpx

22 DALANG TAMPIL, PAGELARAN WAYANG SAMPAI SUBUH

Pagelaran wayang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (10/11) dalam rangka Hari Wayang Nasional keempat.
Pagelaran wayang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (10/11) dalam rangka Hari Wayang Nasional keempat.

Blora, BLORANEWS – Pagelaran wayang kulit dan golek dalam rangka Hari Wayang Nasional tahun 2022 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora sampai subuh. Seni pertunjukan ini tiga generasi, menampilkan 22 dalang.

Tiga generasi tersebut dari dalang anak, dalang remaja dan dalang dewasa. Dalang anak diberi waktu 30 menit, 45 menit untuk dalang muda dan tua. Pagelaran berlangsung mulai Kamis (10/11) pukul 07:00 WIB sampai subuh, Jum’at (11/11).

BACA JUGA :  PERSIAPAN SELESAI, TIM SMK MUDA BLORA BERANGKAT KE ARAB SAUDI BESOK PAGI

“Pagelaran wayang ini dalam rangka hari wayang nasional yang ke empat, dulu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 18 Desember 2018. Dalang yang tampil mulai anak usia 7 tahun, kelas 1 SD. Dalang tertua usia 76 tahun,” ungkap Sukarno, Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Blora.

Dalang anak, lanjut Sukarno, mulai jam 7 sampai jam 12:00 WIB. Dalang muda mulai pukul 13:00 sampai 21:30 WIB. Kemudian dalang tua mulai jam 21:30 sampai subuh. Durasi yang singkat, setiap dalang bukan meringkas cerita wayang, tapi dipadatkan. Seluruh dalang tampil maksimal.

BACA JUGA :  TETAP LESTARI, BERIKUT TRADISI KHAS BULAN SURO DI KOTA BLORA

“Saya berharap mudah mudahan pagelaran wayang ke depan bisa lebih semarak, bermasyarakat. Sehingga masyarakat punya karakter tersendiri yang bisa diambil dari cerita pewayangan,” terangnya.

Sebagai informasi, ada tujuh dalang anak yaitu Arep Tri Nova M, Sawung Prabaswara, Cevara Zena Ramadan, Sawung Sulaiman SB, Tudhistira Wisuda, Faza Aulia Triaatmaja dan Slamet Syarifudin.

BACA JUGA :  LEBIH DEKAT DENGAN IMAM FATAWI, VOKALIS KYAI KANJENG

Dalang remaja ada delapan, yakni Ki Mayricho Kukuh AB, Ki Ilham, Ki Yogi Oktavianto, Ki Edi Pujianto, Ki Catur Ibnu Nabawi, Ku Miftah Jolindot, Ki Surya Aji Anggoro dan Ki Ragil Sudarsono.

Dalang tua ada tujuh, yaitu Ki Sampan, Ki Mardini, Ki Seren Harjo Sasmito, Ki Sukarhan Gundari, Ki Bondo Yasibin, Ki Supangat dan Ki Hadi Sunartono. (jam)