fbpx

ARUS DERAS JADI KENDALA PENCARIAN KORBAN HANYUT SUNGAI WULUNG

  • Bagikan
Petugas BPBD Blora bersama tim Basarnas Pos Jepara melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Wulung, Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora
Petugas BPBD Blora bersama tim Basarnas Pos Jepara melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Wulung, Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora

Kradenan- Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora bersama tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Jepara melakukan pencarian korban hanyut di Daerah Aliran Sungai Wulung, Desa Sumber Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, Jumat (20/03).

 

 Petugas BPBD Blora bersama tim Basarnas Pos Jepara melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Wulung, Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora
Petugas BPBD Blora bersama tim Basarnas Pos Jepara melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Wulung, Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora

 

Dalam pencarian hari kedua ini, petugas menghadapi sejumlah kendala seperti  arus sungai yang sangat deras dan berwarna keruh. Tak hanya itu, pendangkalan yang terjadi di sungai dan rumpun bambu membuat petugas harus bekerja susah payah.

“Hasil masih nihil. Korban belum ditemukan,” terang Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Blora, Sunardi, melalui Tim Reaksi Cepat, Agung Triyono dalam laporan hari ini.

Sebagai informasi, seorang petani bernama Sadiran (65) warga Dusun Jati Desa Sumber Kecamatan Kradenan, diduga hanyut saat menyeberang di Sungai Wulung pada Rabu (18/03) malam. Dugaan ini dikuatkan dengan ditemukannya alat semprot milik korban di DAS setempat.

“Rencananya, besok juga akan dilakukan pemantauan di sejumlah jembatan. Diantaranya, jembatan Desa Sumber, Mojorembun, dan Ketuwan. Kita juga berupaya menginformasikan ini ke seluruh masyarakat di kawasan DAS Sungai Wulung dan bantaran Bengawan Solo wilayah Blora,” pungkas Agung. (arf)

  • Bagikan