CEGAH BENTROK SAAT PEMILU, KEPOLISIAN SIMULASI SISPAMKOTA

Blora- Tidak terima dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), sekelompok massa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor penyelenggara pemilu tersebut. Provokasi dalam barisan para demonstran membuat massa menjadi beringas.

Untungnya, di depan kantor KPU berjaga aparat kepolisian dengan pengamanan lengkap yang mencegah para demonstran mendekati gerbang. Tak cukup menahan amuk massa, aparat pun membubarkan paksa aksi tersebut dengan menyemprotkan air yang membuat demonstran bubar barisan.

 

Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Pemilu 2019 di halaman Mapolres Blora

Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Pemilu 2019 di halaman Mapolres Blora

 

Demikianlah skenario sistem pengamanan kota (Sispamkota) yang disimulasikan pagi ini di halaman Mapolres Blora, Rabu (20/10). Sedikitnya, 300 personel kepolisian terlibat dalam simulasi pengamanan pemilu 2019 tersebut.

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto, melalui Kasat Sabhara Polres Blora, AKP Sutarjo menegaskan, simulasi ini merupakan langkah preventif aparat untuk, untuk memastikan pesta demokrasi berlangsung aman dan kondusif.

“Kami berharap, apa yang disimulasikan pagi ini tidak benar-benar terjadi di lapangan saat hari H nanti,” harap AKP Sutarjo.

Jika unjuk rasa harus terjadi, AKP Sutarjo memastikan akan melaksanakan tindakan preventif kepada para demonstran. Tak hanya itu, jauh sebelumnya kepolisian telah menghimbau kepada peserta pemilu dan masyarakat untuk menjaga kondusivitas Blora.

“Sejak awal tahapan Pemilu 2019 Polres Blora selalu jalin sinergitas dengan stakeholder dan berbagai pihak untuk mewujudkan Pemilu yang aman,damai dan sejuk di wilayah Kabupaten Blora.” Pungkasnya. (spt)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan