fbpx

DRAINASE RUSAK, RUMAH WARGA KEBANJIRAN

  • Bagikan
gotong royong

KOTA,- Rumah sering kebanjiran, warga gotong-royong bongkar selokan. Empat rumah milik warga di RT 01 RW 03, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, kebanjiran luapan air dari selokan yang mampet saat hujan deras, Minggu (12/2/2017) sore. Air luapan selokan itu masuk ke rumah warga tersebut dengan ketinggian sampai 30 cm.

Warga tengah bergotong royong membersihkan sekolan Foto : Bloranews

Tokoh masyarakat setempat, Soimron, kepada Bloranews.com, menyampaikan selokan atau drainase di lingkungan RT 01 merupakan hulu dari aliran drainase ke wilayah Dluwangan, Kelurahan Kauman.  Aliran air dari selokan itu ke arah Dluwangan buntu sehingga air tumpah rumah di lingkungan RT 01.

“Ambrolan dari talud yang rusak menyumbat selokan di wilayah RT 01, akibatnya selokan mampet. Dampaknya air selokan itu meluap dan menggenangi pelataran rumah warga. Bahkan ada yang masuk ke rumah. Saat hujan tinggi air hampir sampai lutut orang dewasa,” Jelas Imron.

Ia menambahkan, drainase dengan panjang sekitar 150 meter itu sudah pernah diperbaiki, tetapi rusak kembali. Kerusakan parah mencapai hampir 100 meter, padahal baru direnovasi 3 tahun yang lalu.

“Warga sudah mengusulkan pada musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di Kelurahan sejak 2015. Tetapi sampai saat ini belum ada tindaklanjut. Tahun ini juga sudah kita usulkan kembali” Ungkapnya.

Imron mengimbau kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Dia bersama ketua RT setempat, juga sudah menyampaikan ke pihak pemerintah kelurahan agar segera ada perbaikan selokan dan segera direalisasikan. Ia berharap, segera ada tanggapan serius dari pemerintah. Karena drainase tersebut berada disamping jalan utama, maka perlu prioritas pembangunan.

“Saat ini kita menunggu tanggapan dari pemerintah, warga sudah mencoba memperbaiki aliran drainasenya. Setiap murenbang juga selalu diusulkan” katanya.

Ketua RT 01, Rusdi mengatakan kerusakan drainase disebabkan adanya truck yang melewati jalan itu sering melebihi tonase. Sehingga beban jalan semakin besar, mengakibatkan ambrolnya drainase. Ia juga mendesak pemerintah kabupate

“Tahun ini sudah kita sampaikan dalam musrenbang, kita berharap ada prioritas dari pemerintah untuk melakukan renovasi. Semoga tahun depan direalisasikan” pungkasnya.

Reporter : Ngatono

  • Bagikan