fbpx

FOSIL GADING GAJAH PURBA DITEMUKAN DI BLORA, DIDUGA ELEPHAS HYSUDRINDICUS

Fosil Gading Gajah Purba.
Fosil Gading Gajah Purba.

Blora, BLORANEWS.COM – Sebuah penemuan menarik terjadi di Blora, Jawa Tengah. Fosil gading gajah purba ditemukan oleh warga di Sungai Bengawan Solo, Desa Ngloram, Kecamatan Cepu. Temuan ini menambah koleksi benda bersejarah di Rumah Artefak Blora.

“Kami berhasil mengekskavasi fosil gading gajah di Sungai Bengawan Solo. Fosil ini akan kami konservasi dan simpan di Rumah Artefak,” ujar Pengelola Rumah Artefak, Lukman Wijayanto, Rabu (22/5/2024).

Rumah Artefak merupakan tempat penyimpanan benda arkeologi dan peninggalan bersejarah milik pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar). Saat ini, terdapat lebih dari 350 koleksi benda bersejarah yang terawat di sana.

Lebih lanjut, Kabid Kebudayaan Dinporabudpar Kabupaten Blora, Widyarini, mengungkapkan bahwa fosil gading gajah tersebut berjenis Elephas Hysudrindicus. Panjangnya mencapai 155 sentimeter, dengan berat awal 70 kilogram dan diameter 15 sentimeter.

“Diduga fosil gajah purba Elephas Hysudrindicus ini berusia 200.000 tahun,” ungkap Widyarini.

Penemuan fosil ini berawal dari laporan warga Desa Ngloram. Tim dari Dinporabudpar langsung menuju lokasi untuk memastikan dan melakukan ekskavasi. Proses ekskavasi yang dilakukan selama dua hari, Senin (20/5/2024) hingga Selasa (21/5/2024), membuahkan hasil. Fosil gading gajah purba berhasil diangkat dan dibawa ke Rumah Artefak.

Widyarini menjelaskan bahwa penemuan fosil gading gajah purba di Sungai Bengawan Solo ini bukan yang pertama kali. Di wilayah tersebut memang dikenal sering terdapat benda-benda purba.

“Sebelumnya juga pernah ditemukan fosil purbakala di tempat yang tidak jauh berbeda. Kemungkinan besar di wilayah tersebut ada komunitas atau populasi gajah,” ujar Widyarini.

Pihaknya menduga, kondisi Sungai Bengawan Solo saat ini berbeda dengan dahulu kala. Hal ini memungkinkan fosil hanyut dari hulu sungai.

“Saat ini memang ditemukan di Bengawan Solo, tapi bisa jadi terbawa dari hulu. Yang pasti, kondisi Sungai Bengawan Solo tidak seperti sekarang,” papar Widyarini.

Penemuan fosil gading gajah purba ini menjadi bukti kekayaan sejarah dan budaya di Blora. Dinporabudpar berkomitmen untuk terus melestarikan dan meneliti benda-benda bersejarah di wilayahnya. (dj)