fbpx

GURU DAN WALI MURID DI CEPU DAPAT PELATIHAN PARENTING PAUD

  • Bagikan
GURU DAN WALI MURID DI CEPU DAPAT PELATIHAN PARENTING PAUD
Pelatihan Pendidikan Parenting With Heart di Desa Gadon Kecamatan Cepu.

Cepu – Sebanyak 20 orang guru dan wali murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Gadon Kecamatan Cepu Kabupaten Blora mengikuti pelatihan Program Pendidikan Parenting. Kegiatan dengan tema Parenting With Heart ini menghadirkan narasumber Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA PSD) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3MD) Kabupaten Blora. (09/01)

 

GURU DAN WALI MURID DI CEPU DAPAT PELATIHAN PARENTING PAUD
Pelatihan Pendidikan Parenting With Heart di Desa Gadon Kecamatan Cepu.

 

Kepala Desa Gadon, Akub mengatakan, kegiatan pelatihan parenting ini sebagai bentuk perhatian pemerintah desa dalam bidang pendidikan. 

“Sebagaimana amanat Undang-undang Desa, pendidikan non formal (PAUD, red) adalah menjadi salah satu kewenangan skala desa yang harus diprioritaskan,“ katanya.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Gadon, Sri Naningsih menambahkan, pembentukan karakter seorang anak berawal dari keluarga. Dan orang tua merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak sebelum ke jenjang pendidikan selanjutnya. 

“Pendidikan orang tua (parenting education) memegang peranan penting dalam pola asuh anak dalam keluarga,” kata Sri Naningsih yang juga Bunda PAUD Desa Gadon.

Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA PSD) Kabupaten Blora, Nur Faizin dalam paparannya mengungkapkan, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru atau tutor di sebuah lembaga pendidikan. Karena itu, sinergitas antara orang tua dan guru harus terjalin dengan baik.

Pada dasarnya, tambah Faizin, tanggung jawab utama pendidikan anak ada pada orang tua. Sedangkan guru di lembaga pendidikan hanya membantu mengarahkan dan memfasilitasi.

Dalam pendidikan parenting jelasnya, orang tua dituntut berperan aktif dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi metode dan output dari pembelajaran anak. 

“Selain pola asuh, orientasi pendidikan anak pada jenjang usia dini adalah pada identifikasi dan pengembangan potensi anak. Ini harus dilakukan secara sinergis antara orang tua dan guru atau tutor,” jelas Faizin.

Koordinator Pendamping Desa P3MD Kecamatan Cepu, Rohim Habibi mengungkapkan, pendidikan parenting PAUD ini terintegrasi dengan program penanganan stunting di desa. Diungkapkan, selain Gadon desa di Kecamatan Cepu yang telah melaksanakan kegiatan serupa adalah Desa Kapuan.

“Sebenarnya di tahun 2020 kemarin semua desa di Kecamatan Cepu sudah menganggarkan untuk kegiatan itu dalam APBDes. Namun karena pandemi covid-19, anggarannya dialihkan (refocusing) untuk penanganan covid-19,” ungkapnya.

 Rohim menambahkan, kegiatan pendidikan parenting yang dilaksanakan oleh kedua desa tersebut menggunakan anggaran dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya. 

“Sebenarnya dalam program integrasi penanganan stunting ini ada delapan paket modul. Tetapi karena keterbatasan anggaran desa hanya mampu mengalokasikan untuk satu modul pelatihan Parenting Education saja,” pungkas Rohim. (hms)

 

  • Bagikan