fbpx

INI RENCANA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BLORA TAHUN 2021

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) tingkat eks Karesidenan Pati di Pendopo Bupati Jepara
Bupati Blora Djoko Nugroho dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) tingkat eks Karesidenan Pati di Pendopo Bupati Jepara

Blora- Banyaknya rencana pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan di tahun 2021 mendatang, membuat Pemkab Blora kewalahan. Tak ada cara lain, Pemkab Blora pun meminta bantuan Pemprov Jateng untuk mewujudkan rencana itu.

 

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) tingkat eks Karesidenan Pati di Pendopo Bupati Jepara
Bupati Blora Djoko Nugroho dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) tingkat eks Karesidenan Pati di Pendopo Bupati Jepara

 

Untuk tahun 2021 mendatang, Pemkab berencana akan membangun ruas jalan Bogorejo-Jambetelu (batas Tuban Jatim), jalan Kunduran-Doplang, jalan Klopoduwur-Ngliron, jalan Ngliron-Kalisari, jalan Pilang-Mendenrejo.

Tak hanya itu, Pemkab juga membutuhkan dana sekitar Rp 150 miliar untuk melanjutkan peningkatan di sejumlah ruas jalan. Hal ini dipaparkan Bupati Djoko Nugroho saat menghadiri Musrenbangwil tingkat eks karesidenan Pati di Kabupaten Jepara, Selasa (10/03) kemarin.

Kegiatan tersebut meliputi kelanjutan peningkatan jalan Blora-Randublatung, Jepon-Karang, Kedungtuban-Galuk, Mendenrejo-Ketuwan, Ngraho-Ketuwan, Banjarejo-Karangtalun, Trembulrejo-Sonokidul, Wulung-Klatak, Seso-Jatirejo, Bangkle-Pelem, dan Karangtalun-Ngawen.

Menurut Bupati, Blora di tahun 2021 masih akan fokus pada rencana pembangunan jalan tembus Blora – Ngawi melalui Randublatung – Getas – Banjarejo (batas Ngawi), guna membuka akses wilayah Blora bagian selatan menuju akses toll Solo – Kertosono.

Untuk mewujudkan hal ini, Bupati Blora membutuhkan bantuan Pemprov Jateng. Pasalnya, pembangunan infrastruktur secara langsung akan menunjang mobilitas komoditas unggulan Blora yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah.

“Apalagi di wilayah ini banyak menghasilkan komoditas hasil pertanian seperti jagung yang melimpah. Selama ini harganya selalu anjlok karena aksesnya sulit. Sebagian memang sudah kami beton, sisanya kami mohon batuannya Pak Gubernur,” harap Bupati. (arf)