KOKOK TANGGAPI ANGGARAN 17 MILIAR UNTUK SEKOLAH PAUD

Blora- Di Sela acara rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora penandatanganan Nota Kesepakatan dengan DPRD tentang Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Anggaran 2020. 

 

Demonstrasi di depan Gedung DPRD Blora

 

Bupati Blora, Djoko Nugroho menanggapi adanya pertanyaan dari masyarakat tentang anggaran sebesar Rp 17 miliar untuk PAUD se Kabupaten Blora dalam KUPA-PPAS APBD perubahan 2020.

“Itu bukan dana dari kita, itu dana dari APBN yang ditujukan semacam BOS yang 3-4 tahun ini Blora mendapatkan dan seluruh wilayah Indonesia mendapatkan sesuai Perpres dan Permendikbud. Dana itu diberikan dari APBN kepada daerah melalui Dinas Pendidikan. Jadi itu bukan dana dari kita yang dibagi-bagi untuk PAUD untuk muatan politis, itu DAK non Fisik seperti BOS yang ditransfer dari pusat ke daerah kemudian dibagikan ke PAUD,” tambah Bupati

Menurutnya, anggaran tersebut bukan bersumber dari APBD Kabupaten Blora, melainkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN Pusat yang diberikan mirip atau semacam dengan BOS untuk operasional PAUD.

Sementara itu, saat paripurna berlangsung sejumlah aktivis GERAM (Gerakan Rakyat Menggugat) melakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD menuntut keterbukaan dalam pembahasan.

Dalam aksinya sejumlah peserta membentangkan spanduk besar bertuliskan “STOP POLITISASI APBD PERUBAHAN BLORA TAHUN 2020”.

“Jangan Otak Atik APBD milyaran rupiah untuk kepentingan biaya Pilkada untuk memenangkan salah salah satu Paslon “, ucap Eko Arifianto koordinator aksi,  saat melakukan orasi.

Peserta demo mencurigai ada permainan dalam pembahasan untuk kepentingan kelompok tertentu dan tidak memihak kepada rakyat Blora 

Meskipun sempat diguyur hujan namun massa tetap menyuarakan tuntutan nya.

“Ada apa ini ??? Mendadak APBD yg sudah disepakati antara Eksekutif dan Legislatif, terutama di bagian Anggaran Pariwisata bernilai Milyaran mendadak ada selentingan kabar bakal diubah angkanya untuk diarahkan ke dunia pendidikan PAUD ???. Padahal diketahui bersama bahwa dunia pendidikan saat ini sedang tidak operasional sebagaimana mestinya. Coba perhatikan terkait adanya Bakal Paslon pilkada Bupati saat ini yang sedang rajin rajinnya masuk ke dunia PAUD. apakah ada rekayasa untuk pemenangan ketika Pilkada yang sebentar lagi digelar ????!!! Ayo kita masyarakat Blora mengawasi uang rakyat bersama sama”, imbuh Exy dalam Orasinya di depan gedung DPRD Blora sore ini, ( 29/08).

Massa aksi sempat menggembok pintu DPRD dan membuat tenda di depan Gedung DPRD, Demonstrasi berakhir damai, peserta meninggalkan lokasi sekitar pukul 8.00 WIB. (Jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan