fbpx

KONFERENSI PWI BLORA AJANG PERSATUAN BUKAN PERPECAHAN

"Blora juga dikenal dengan Budaya barongan; pertunjukkannya pun selalu jadi tontonan; Konferensi PWI Blora bukan ajang perpecahan; namun dilaksanakan untuk mempererat persatuan," ucapnya.
Konferensi PWI Blora Provinsi Jawa Tengah 2022.

Blora – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah merupakan sebagai ajang persatuan bukan sebagai perpecahan.

Hal itu disampaikan Ketua panitia konferensi PWI Blora, Mustakim dalam pantunnya saat sambutan konferensi yang diselenggarakan di gedung pertemuan setda Kabupaten Blora, Senin (7/3) pagi.

“Blora juga dikenal dengan Budaya barongan; pertunjukkannya pun selalu jadi tontonan; Konferensi PWI Blora bukan ajang perpecahan; namun dilaksanakan untuk mempererat persatuan,” ucapnya.

BACA JUGA :  ADA WARTAWAN INFORMASI BISA SAMPAI KE PUBLIK

Sebelumnya dia juga menyampaikan; Kuliner sate identik dengan ke-Blora-an; tusuknya pun selalu jadi hitungan; Konferensi PWI Blora semoga penuh kedamaian; wartawan Blora tetap pegang teguh kebersamaan dan kebahagiaan.

Sementara Sekretaris PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana menyampaikan, jadi wartawan harus memiliki bekal kepenulisan yang baik dan harus memenuhi kode etik jurnalistik.

BACA JUGA :  KONFERENSI MWC NU KRADENAN: IDEOLOGI, KONSOLIDASI, MANDIRI EKONOMI

“Wartawan harus benar-benar wartawan, wartawan bukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Sampaikan informasi, edukasi dan jadilah kontrol sosial. Selamat berkonferensi, mudah-mudahan mendapat hasil yang bermanfaat, tidak hanya untuk organisasi namun juga masyarakat Blora,” tutupnya. (Jam).