Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

KONSLETING, RUMAH BAH HOK DIAMUK API




Blora- Diduga dipicu dari konsleting listrik, sebagian bagunan rumah milik Teguh Suharsono alias Bah Hok (73) diamuk si jago merah. Sejumlah kendaraan bermotor roda dua, peralatan elektronik, dan ayam beserta kandangnya tak dapat diselamatkan.
Kapolsek Blora Kota Polres Blora, AKP Agus Budiyana mengungkapkan, peristiwa ini terjadi di rumah Bah Hok, kawasan Kelurahan Tempelan jalan Tentara Pelajar nomor 49 RT 05 RW 01 Kecamatan Blora Kota, Blora sekitar pukul 00.30 WIB dini hari tadi, Sabtu (23/03).

 

Kebakaran

Kebakaran di rumah Teguh Suharsono alias Bah Hok (73), diduga bermula dari konsleting listrik

“Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Diduga, api berasal dari hubungan arus pendek, atau konsleting di rumah tersebut,” terang AKP Agus Budiyana.
Menurut keterangan Bah Hok kepada petugas, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah sendiri yang terbangun saat mendengar suara berisik. Suara tersebut berasal dari dapur dan kandang ayam yang letaknya berdekatan dengan kamar tidur korban.
“Korban terbangun, dan memeriksa sumber suara. Ternyata, api sudah membesar di dapur dan kandang ayam. Korban pun segera membangunkan istri dan pembantunya,” lanjut Kapolsek.

Pemilik Rumah Panik

Panik dengan situasi tersebut, ketiganya pun segera berlari keluar rumah dan meminta tolong warga. Mendengar teriakan minta tolong, warga pun berdatangan untuk memberikan pertolongan. Sementara, warga lainnya segera menghubungi dua anak korban yang tinggal tak jauh dari rumah korban.
“Sejumlah warga juga segera menghubungi kepolisian dan pemadan kebakaran,” tambah Kapolsek.
Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran pun segera mendatangi lokasi kebakaran. Tiga puluh menit berselang, api berhasil dipadamkan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Berikut ini sejumlah barang milik korban yang tak dapat diselamatkan dari amuk si jago merah tersebut. Meliputi, 3 (tiga) unit mesin pendingin (freezer), 1 (satu) unit sepeda motor Honda Astrea Grand keluaran 1998.
Kemudian, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario keluaran 2012, sejumlah peralatan rumah tangga, sebagian bangunan rumah ukuran 10 x 15 berdinding tembok dan beratap papan jati, sejumlah ayam beserta kandangnya. (one)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan