fbpx

KORBAN ARISAN YANG MELAPOR BERTAMBAH, BUKAN HANYA DARI BLORA

  • Bagikan
ARISAN ONLINE BERJALAN SEJAK 2019, POLISI MASIH LAKUKAN PENYELIDIKAN
Ilustrasi

Blora – Korban arisan online bodong yang melapor ke mapolres Blora bertambah menjadi 21 orang. Selain dari Blora beberapa korban juga dari Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Bojonegoro.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Setiyanto, mengatakan korban semakin bertambah  dari total laporan hingga 26/08/2021 ada 21 orang, tiap korban mengalami kerugian yang berbeda.

‘’Kerugian total hingga saat ini Rp 45,4 miliar, Nah ini bervariatif terkait dengan kerugian tersebut,” ucap Setiyanto.

Setiyanto menjelaskan, jumlah kerugian yang dialami korban mencapai Rp 35 juta hingga Rp 35 miliar.

“Dari sekian pelapor itu memang bukan hanya dari Blora, tetapi juga dari luar kota seperti Bojonegoro dan Grobogan,” terangnya.

Hingga kini, Pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap Nilawati atau akrab disapa Lala dan suaminya. Laporan yang masuk mengarah kepada Lala, yang mana selama ini berperan sebagai bandar arisan online bodong, karena pelaku saat ini sudah lari ke luar Blora. 

‘’Sampai saat ini belum diketahui lokasinya,’’ ungkapnya.

Kegiatan ini, mulai beraktivitas sekitar tahun 2019, dan pada saat itu berjalan normal, dan mendekati sekitar bulan maret 2021 mengalami kemacetan, kemudian dari beberapa korban ini otomatis berusaha menemui yang bersangkutan, namun ketika dihubungi sudah hilang kontak. (Spt)

  • Bagikan