fbpx

KUATKAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI, GANJAR: DIOBONG ORA KOBONG DISIRAM ORA TELES

  • Bagikan
KOMENTARI KASUS COVID DI JATENG TERTINGGI NASIONAL, GANJAR: ITU DATA DELAY
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Semarang- Dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Tengah ke 71, di Halaman Kantor Pemprov Jateng, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk saling menguatkan di masa pandemi Covid 19.

“Semua bergerak dan berusaha, berikhtiar sekuat-kuatnya, sebisa-bisanya. Ibarat pepatah Jawa “Diobong ora kobong, disiram ora teles”. Bahwa seberat apapun cobaan hidup, kita harus kuat dan tangguh menghadapinya,” ungkap Ganjar, Minggu (15/08).

Menurut Ganjar, gerakan saling menguatkan ini caranya adalah tidak melulu dengan melakukan hal-hal yang besar. Namun demikian seluruh pihak harus saling terlibat.

“Kita bisa mulai dengan menyisihkan rezeki untuk jajan, sekadar membeli makanan kecil di warung tetangga atau teman. Ini mungkin kecil bagi kita tapi bagi warga manfaatnya sangat besar,” bebernya.

Dirinya menambahkan, tak hanya saling menguatkan, ia juga menegaskan gerakan Saling Eling lan Ngelingke. Mengingatkan tentang pentingnya protokol kesehatan. Termasuk mengingatkan yang menolak vaksin untuk mau divaksin.

“Sebuah ikhtiar kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan para Kepala Desa. Karena kita sadar para kades dan perangkatnya adalah perwira yang ada di garis depan perlawanan pandemi,” ucapnya.

Di usia ke 71 tahun ini, lanjut Ganjar, diharapkan jadi momen tepat untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kemampuan untuk mewujudkan Jawa Tengah Tangguh.

“Maka ayo, siapkan diri kita, siapkan pikiran, jiwa dan raga kita untuk memasuki era baru. Semoga kita selalu diberi kesehatan dan kekuatan,” pungkasnya. (Jyk)

  • Bagikan