fbpx

LEBIH DEKAT DENGAN PENGASUH PP AL MUHAMMAD 2, GUS HUSAINI

  • Bagikan
Pengasuh pondok pesantren Al Muhammad 2 Sambong, Gus Muhammad Husaini
Pengasuh pondok pesantren Al Muhammad 2 Sambong, Gus Muhammad Husaini

Sambong- Sosoknya tak banyak diekspos media, namun gerak dan pengabdiannya di bidang pendidikan dan dakwah keumatan sangatlah nyata. Berbekal integritas dan pengabdian itu, PBNU mempercayakannya menjadi salah satu calon dai yang akan diberangkatkan ke Al Azhar Mesir.

 

Pengasuh pondok pesantren Al Muhammad 2 Sambong, Gus Muhammad Husaini
Pengasuh pondok pesantren Al Muhammad 2 Sambong, Gus Muhammad Husaini

 

Sosok ini adalah Muhammad Husaini, atau lebih akrab disapa Gus Husaini. Ayah 3 anak tersebut saat ini berkhidmat dengan mengasuh Pondok Pesantren Al Muhammad 2 Sambong dibawah naungan Pesantren Al Muhammad Cepu, Rabu (19/02).

Gus Husaini merupakan satu dari 100 calon peserta pelatihan dai dan imam yang akan diselenggarakan di Universitas Al Azhar Asy Syarif Kairo, Mesir bekerja sama dengan Lembaga Dakwah (LD) PBNU.

“Alhamdulillah. Belajar di Al Azhar merupakan kesempatan yang luar biasa karena Al Azhar merupakan salah satu perguruan tinggi tertua dan bersejarah dalam dunia Islam dan sudah banyak melahirkan ilmuwan Islam yang hebat,” ucap hafidz Al Qur’an 30 juz’ lulusan PP Bidayatul Hidayah Mojokerto itu.

Tak hanya piawai di kajian Al Qur’an, suami dari Ning Faiz Rahmawati ini juga handal dalam kajian keislaman kontemporer. Sebutan ‘intelektual muda NU Blora’ tak berlebihan jika disematkan kepada peraih gelar sarjana hukum islam dari Unmuh Kupang NTT dan Magister Ekonomi Islam dari UIN Sunan Ampel Surabaya itu.

Menurut Gus Husaini, strategi dakwah yang sadar zaman akan menjadi citra Islam Indonesia di mata dunia. Menurutnya, dakwah yang hanya mengedepankan sisi perbedaan dan gampang menghakimi, akan merusak citra Islam.

“Padahal, berislam itu butuh teritorial yang aman dan damai agar dapat beribadah dengan tenang. Maka, menjadi penting strategi dakwah yang pas dan sesuai dengan kultur masyarakat,” pungkas Gus Husaini. (arf)

  • Bagikan