fbpx

PRIHATIN JALAN RUSAK, GABUNGAN PERGURUAN SILAT DI JATI URUK GROSOK

  • Bagikan
PRIHATIN JALAN RUSAK, GABUNGAN PERGURUAN SILAT DI JATI URUK GROSOK
Anggota perguruan silat kerja bakti uruk jalan rusak

Jati – Sejumlah anggota perguruan silat yang ada di Desa Bangkleyan bergotong-royong melakukan pengerasan jalan dengan menguruk grosok pasir batu (sirtu). Aksi ini didasari atas keprihatinan terhadap kondisi jalan penghubung antar desa di Kecamatan Jati Kabupaten Blora, yakni desa Bangkleyan menuju desa Jegong.

Ketua PSHT Rayon Bangkleyan, Suji mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk dedikasi terhadap masyarakat. Selain itu juga sebagai ajang silaturahmi antar perguruan bela diri menunjukkan bentuk toleransi dalam momen Ramadhan.

 

PRIHATIN JALAN RUSAK, GABUNGAN PERGURUAN SILAT DI JATI URUK GROSOK
Anggota perguruan silat kerja bakti uruk jalan rusak

 

“Semua Ketua organisasi persilatan mendukung dan menyambut positif atas kegiatan grosok jalan arah ibukota kecamatan ini. Ada kurang lebih 50 personil yang mengikuti. Semoga lebih mendingan dari sebelumnya,” terang Suji, Minggu (18/04).

Adapun perguruan silat yang tergabung dalam kegiatan tersebut diantaranya, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (PSHTMW), Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti dan pencak silat Cempaka Putih.

Kegiatan ini dilakukan atas kerjasama antara organisasi pencak silat Bangkleyan dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Sumber Rejeki, Pemerintah Desa dan Paguyuban Supir Bangkleyan. Sehingga terkumpul material grosok sirtu sebanyak 7 truk.

Sementara itu, Kepala Desa Bangkleyan, Mulyono berterimakasih dan mengapresiasi atas gabungan organisasi yang terlibat dalam kerja bakti yang rutin di sepanjang jalan.

“Terimakasih kepada semua unsur yang turut serta sengkuyung dalam kegiatan ini, terutama LMDH dan Paguyuban Supir Desa Bangkleyan, kami sangat mengapresiasi setinggi-tingginya. Selain itu juga untuk menjalin hubungan yang harmonis antar organisasi pencak silat yang ada di desa Bangkleyan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, jalan yang semula milik Perhutani sekarang menjadi jalan kabupaten ini mendapat perhatian dari pemerintah.

“(Dulu) jalan perhutani tapi sudah masuk jalan kabupaten. Semoga bisa menjadi prioritas pembangunan dari pemkab (Blora), supaya meningkatkan ekonomi masyarakat,” harapnya. (Jml)

banner 120x500
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan