fbpx

RELAWAN KARIB : INI LELAH YANG LILLAH, INI LELAH YANG FILLAH !

Para relawan usai melaksanakan aksi sosial di Dukuh Alasmalang Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati, Minggu (29/07).

Jati – Setelah dua hari melaksanakan aksi sosial di Dukuh Alasmalang Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati, para relawan dari Komunitas Anti Riba (Karib) dan Kelas Inspirasi Blora (KIB) mengalami kelehan.

Meski demikian, mereka mengaku senang dengan aktivitas ini. Lelah mereka terbayar lunas saat melihat wajah anak-anak yang ceria, dan senyum tulus masyarakat desa setempat.

“Doa yang tak henti mengalir dan ucapan terima kasih yang tulus dihaturkan kepada para relawan hari itu.  Benar benar dua hari yang melalahkan. Lelah yang lillah.. Lelah yang fillah,” ucap Koordinator Karib, Siswanto, Senin (30/07).

BACA JUGA :  AKSES JALAN MENANTANG HINGGA DIGIGIT ULAR, RELAWAN TAK PATAH ARANG

 

Para relawan usai melaksanakan aksi sosial di Dukuh Alasmalang Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati, Minggu (29/07).

 

Aksi sosial bertajuk FreeFoodCar dan Bhakti Sosial Kariberbagi ini berlangsung dalam dua hari (28-29/07). Sejumlah kegiatan pun berhasil terlaksana, mulai dari mengajar anak-anak SD hingga membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga setempat.

BACA JUGA :  PULUHAN CALON RELAWAN KELAS INSPIRASI BLORA SEGERA JALANI TES WAWANCARA

Selain berbagi secara material, para relawan ini juga berbagi banyak hal non material. Seperti, menghadirkan ustad untuk menyampaikan tausyiah keagamaan dan memberi motivasi untuk anak-anak di desa tersebut.

“Ustadz penceramah pun tak ketinggalan, datang bersama relawan untuk memberikan pencerahan keutamaan memakmurkan masjid. Kami juga menggelar bazar  pakaian pantas pakai yang  hasilnya kami kembalikan  untuk pembangunan masjid,” lanjutnya.

BACA JUGA :  DI PELOSOK ALASMALANG, PULUHAN RELAWAN TUMBUHKAN HARAPAN ANAK-ANAK

Menurut Siswanto, aksi sosial kali ini hanyalah sebagian kecil dari wujud kepedulian masyarakat. Sebelumnya, kondisi di desa ini telah banyak dipublikasikan oleh para netter melalui berbagai macam media.

“Konon 6 tahun silam, kondisinya lebih parah lagi, sampai akhirnya banyak sekali bantuan datang untuk memperbaiki sekolah dan akses jalan menuju ke sana.  Lagi lagi the power of postingan,” pungkasnya.

 

Reporter : Ika Mahmudah