SEJAK 2018, REHAB BENDUNGAN GRENENG Rp 9,9 MILYAR BELUM KELAR




Blora- Pekerjaan konstruksi rehabilitasi bendungan Greneng, di Desa Tunjungan Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora belum rampung. Padahal, pekerjaan ini sudah harus selesai pada bulan lalu, atau Mei 2019.

Proyek milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satker Operasi dan Pemeliharaan Air Pemali Juwana ini dibiayai melalui APBN 2018 senilai  Rp 9,9 Milyar (Rp 9.927.322.114,00). Pantauan di lokasi, banyak pekerjaan yang belum selesai.

 

Pekerjaan rehabilitasi bendungan Greneng belum rampung

 

“Seminggu ini, harus sudah selesai, pak,” kata seorang pekerja yang enggan disebut namanya, di lokasi Bendungan Greneng, Kamis (13/06).




Diketahui, penandatanganan kontrak pekerjaan ini dilaksanakan pada 12 Oktober 2018 kemarin. Pemenang lelang adalah PT Sumber Karsa Indah Utama yang beralamat di jalan Merbabu no 32 Jetis Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo.

Hingga saat ini sejumlah pekerjaan masih belum rampung. Diantaranya, pemasangan paving di sekitar kawasan bendungan. Tak hanya itu, papan informasi pekerjaan juga tidak ada di lokasi tersebut.

Bloranews.com mencoba menghubungi PT Sumber Karsa Indah Utama dan BBWS Pemali Juwana, namun belum ada tanggapan dari keduanya. (top)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan