SEKOLAH TIDAK HARUS DI SEKOLAH

Berbicara mengenai belajar, pada umumya masyarakat berpikir tentang sebuah bangunan dengan beberapa ruangan yang biasa kita sebut sebagai “sekolah” disertai dengan orang-orang terdidik yang siap memberikan ilmunya atau akrab disapa guru dan tentunya orang yang memiliki kesiapan untuk dididik yaitu siswa serta staf lainnya.

Saat ini tidak sedikit dari anak-anak yang belum siap untuk bekerja namun karena faktor ekonomi dan faktor lainnya memaksa mereka untuk mengakhiri pendidikannya dan memutuskan untuk bekerja di jalanan.

 

Candra Ayu Diah Khoirun Nisa’

Candra Ayu Diah Khoirun Nisa’

 

Umumnya mereka disebut anak jalanan karena mereka melakukan kegiatan ekonomi di jalanan, namun masih memiliki keluarga. Kerap kali mereka ditemukan sedang mengamen, mengemis, berjualan, atau bahkan ada yang melakukan tindakan kriminal seperti mencopet.

Saat ini pendidikan formal bagi mereka mungkin bukan menjadi pilihan, karena tentu dengan melakukan kegiatan tersebut mereka tidak akan mendapatkan uang dalam waktu yang singkat. Tentu ada jalan lain yaitu pendidikan nonformal dengan melalui pendekatan keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar di luar sekolah secara mandiri.

Pendidikan luar sekolah merupakan usaha sadar peningkatan kualitas pendidikan yang diselenggarakan di luar sekolah atau terlepas dari sebuah bangunan beserta komponen didalamnya yang berlangsung seumur hidup guna meningkatkan kesejahteraan tiap individu.

Pendidikan non formal untuk anak jalanan dapat berupa pendidikan berbasis masyarakat. Pendidikan berbasis masyarakat merupakan pendidikan yang dikelola dan diatur oleh masyarakat, dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di masyarakat.

Biasanya untuk memberikan arahan tentang pentingnya partisipasi masyarakat pada setiap kegiatan belajar serta bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam pendidikan tersebut tidak dapat terlepas dari kegiatan sosial yang biasanya didirikan oleh lembaga swadaya masyarakat yang peduli terhadap anak jalanan.

Pada dasarnya sebagian orang memiliki pandangan bahwa untuk masa depan tidak memerlukan sekolah untuk memperoleh ilmu, karena dengan sekolah dan dibingungkan dengan sistem dan biaya yang semakin tinggi tiap tahunnya, hanya akan membuang-buang waktu dan juga membuang biaya.

Jadi putus sekolah sebenarnya bukan menjadi alasan untuk kita berhenti belajar, karena belajar tidak harus di dalam sekolah, di lingkungan masyarakat pun kita juga bisa mendapatkan ilmu dan wawasan.

Tentang penulis: Candra Ayu Diah Khoirun Nisa’ adalah mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan