fbpx

TAK BERIZIN, KARAOKE DI TODANAN DITUTUP

Aparat gabungan juga melakukan tes urine kepada sasaran,
Situasi razia cafe karaoke di Blora

Todanan, BLORANEWS – Usaha karaoke di Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora ditutup oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Penutupan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Pemerintah Kabupaten Blora Satuan Polisi Pamong Praja nomor 303/1070 2022, tertanggal 21 September 2022.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan tersebut, usaha karaoke di Kecamatan Todanan dirasa telah melanggar Pasal 43 ayat (3) dan Pasal 53 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

BACA JUGA :  LINMAS BLORA SIAPKAN PASUKAN UNTUK LOMBA DEFILE TINGKAT JAWA TENGAH

“Mendasari Pasal 43 ayat (3) dan Pasal 53 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, bahwa setiap pengusaha dalam penyelenggaraan pariwisata wajib melakukan pendaftaran usaha pariwisata serta mentaati ketentuan Peraturan Perundang-undangan Daerah yang berlaku,” terang Kepala Satpol PP Blora, Hendi Purnomo melalui Surat Pemberitahuan.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi di lapangan, usaha karaoke di wilayah Kecamatan Todanan telah menyalahi dan melanggar ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Blora.

BACA JUGA :  SERING PESTA MIRAS, PELAJAR DI CEPU JUGA LAKUKAN PEMALAKAN

“Sehubungan hal tersebut diatas maka diminta usaha karaoke saudara ditutup, namun apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari sejak diterimanya surat pemberitaan ini tidak ditaati maka akan ditutup secara paksa,” pungkasnya. (*)