fbpx

WADIR PERTAMINA ABAL-ABAL, PRIA INI KERUK UANG RP400 JUTA

Kepolisian Sektor (Polsek) Cepu berhasil mengamankan seorang pria yang mengaku Wakil Direktur (Wadir) Pertamina, alias abal-abal. Ia telah melakukan tindak pidana penipuan, kerugian korban mencapai Rp400 juta.
Petugas menunjukkan barang bukti penipuan seorang pria yang mengaku Wadir Pertamina.

Blora, BLORANEWS – Kepolisian Sektor (Polsek) Cepu berhasil mengamankan seorang pria yang mengaku Wakil Direktur (Wadir) Pertamina, alias abal-abal. Ia telah melakukan tindak pidana penipuan, kerugian korban mencapai Rp400 juta.

Kapolres Blora, AKBP Fahrurozi melalui Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiana dalam konferensi pers di Mapolres Blora, Senin (29/8) mengungkapkan tersangka berinisial K, berasal dari Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Saat itu tinggal kos di Kampung Sidoarjo, Cepu.

BACA JUGA :  GELAR OPERASI MASKER, SATGAS COVID-19 CEPU BERIKAN EDUKASI

“Sebenarnya sudah terjadi pada satu bulan yang lalu yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 2 Juli 2022. TKP warung mie ayam dan bakso di jalan raya Cepu Randublatung turut Desa Mulyorejo kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Dengan tersangka inisial K,” kata AKP Agus.

Modus operandinya tersangka mengaku sebagai Wadir Pertamina dan menawarkan pekerjaan sebagai karyawan pertamina dengan meminta uang kisaran 2,5 juta sampai dengan 8,5 juta sebagai persyaratan masuk sebagai karyawan Pertamina.

BACA JUGA :  DATA NEGARA BOCOR, WASPADA PENIPUAN ONLINE

Kepada petugas, tersangka mengaku telah beberapa kali melakukan tindak pidana penipuan. Selain di wilayah kecamatan Cepu ternyata juga melakukan aksi yang sama di wilayah kabupaten Grobogan Jawa Tengah dan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Cepu ada satu korban atas nama Siswanto mengalami kerugian Rp5 juta. TKP lain ada di wilayah Kabupaten Grobogan sebanyak 47 orang. Kemudian juga di Kalimantan Selatan 10 orang dengan modus yang sama. Mengiming-imingi warga dijadikan karyawan pertamina dan mengaku sebagai wadir,” beber AKP Agus Budiana. (Jam).

BACA JUGA :  DUA TERDAKWA PENGGELAPAN TERKAIT TAMBANG DITUNTUT TINDAK PIDANA PENIPUAN