fbpx

176 ATLET SE-JATENG SEMARAKKAN SIRKUIT PANJAT TEBING DI BLORA

Sebanyak 176 atlet se-Jawa Tengah menyemarakkan even Sirkuit Panjat Tebing di Kabupaten Blora. Lomba yang diadakan pada 12 dan 13 Maret ini diselenggarakan di Venue Wall Climbing, Lapangan Kridosono Blora.
Sirkuit Panjat Tebing di Lapangan Kridosono Blora.

Blora- Sebanyak 176 atlet se-Jawa Tengah menyemarakkan even Sirkuit Panjat Tebing di Kabupaten Blora. Lomba yang diadakan pada 12 dan 13 Maret ini diselenggarakan di Venue Wall Climbing, Lapangan Kridosono Blora.

Ketua Panitia Sirkuit Series 1 Panjat Tebing, Agus Oni Setiawan mengaku sangat bangga dapat menyelenggarakan even yang pertama kali sejak adanya pandemi Covid-19.

BACA JUGA :  NAJIHA ZAHRA KEMBALI JUARAI KOMPETISI PANJAT TEBING

“Kami mendapatkan apresiasi dari pihak FPTI (Federasi Panjang Tebing Indonesia) Jawa Tengah untuk mengadakan sirkuit Jateng series 1 ini. Kami sangat berbangga hati karena bisa menyajikan,” kata Oni saat ditemui bloranews, Sabtu (12/3).

Sementara itu, Ketua FPTI Jawa Tengah Abdul Hamid mengungkapkan, Dengan diselenggarakannya sirkuit kali ini dapat melahirkan bibit-bibit baru di dunia olahraga panjat tebing.

BACA JUGA :  MENUJU PORPROV, WALL BELUM JADI TETAP DIPAKAI LATIHAN

“Kayaknya tumbuh kembang atlet-atlet daerah mulai bermunculan,” ujar Abdul.

Dengan adanya even tersebut, FPTI dapat dengan mudah memantau potensi-potensi para atlet muda untuk diikutsertakan dalam even yang lebih besar.

“Kita ingin membuat daftar atlet kabupaten kota sampai nanti prioritas di Jawa Tengah. Kita lebih mudah dalam menilai dan memantau karena kalau yang dimainkan junior seperti ini, ini harapan,” terang dia.

BACA JUGA :  BERLAGA DI ASIAN GAMES 2018, AGUSTINA SARI MULAI JALANI PEMUSATAN LATIHAN

Dalam sirkuit Jawa Tengah series 1 ini, ada tiga kategori yang dilombakan, yaitu speed klasik under 13 tahun putra dan putri, speed world record usia 14-15 tahun putra dan putri, serta speed world record usia 16 tahun ke atas. (Ary).