fbpx

BANJIR DI CEPU, GANJAR MINTA WARGA PEDULI LINGKUNGAN

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau sungai penyebab banjir di Kecamatan Cepu.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau sungai penyebab banjir di Kecamatan Cepu.

Cepu, BLORANEWS – Belakangan ini wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora kerap banjir di tengah cuaca hujan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau sungai penyebab banjir di Kecamatan Cepu, Rabu (26/10) meminta kepada warga untuk peduli lingkungan.

“Kami minta warganya juga peduli lingkungan. Sungainya sudah dikeruk Pak Bupati, maka jenengan sebagai masyarakat yang tinggal di sini juga ikut menjaga dengan tidak membuang sampah sembarangan nggih. Jangan mendirikan bangunan di tepi sungai juga,” ucapnya.

BACA JUGA :  TERGERUS AIR, LIMA RUMAH LONGSOR

Dalam pengamatan Gubernur, sungai di tengah kawasan padat penduduk ini, nampaknya dalam beberapa hari terakhir telah dikeruk sedimentasinya oleh DPUPR Kabupaten Blora. Sehingga diharapkan aliran air ketika hujan deras lebih lancar dan tidak meluap lagi ke pemukiman penduduk.

“Alhamdulillah saya lihat sudah dikeruk oleh Pak Bupati dan dinas teknis nya. Minggu lalu banjir to? Semoga setelah dikeruk ini, airnya lebih lancar mengalir ke Bengawan Solo ya. Kami minta Bupati Blora untuk merencanakan pembangunan perkotaan yang berwawasan lingkungan agar potensi banjir bisa diminimalisir bahkan hilang,” imbuh Ganjar.

BACA JUGA :  WILAYAH CEPU DIKEPUNG BANJIR

Bupati Arief Rohman pun menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang merencanakan pembangunan embung penampung air di wilayah hulu sungai Kecamatan Cepu ini. Embung penampungan rencananya akan dibangun tahun 2023.

“Insyaallah 2023 nanti kita bangun embungnya. Upaya jangka pendeknya kita lakukan normalisasi sungai dengan pengerukan. Tahap awal ini memang dari Tuk Buntung hingga hilir menuju Bengawan Solo, dan insyaallah berlanjut ke sungai lainnya. Mengingat Cepu ini padat penduduk,” terang Bupati. (jam)

BACA JUGA :  BANJIR GENANGI RATUSAN RUMAH DI CEPU