fbpx

BEGINI JAWABAN BUPATI SAAT PARIPURNA RANPERDA TA 2020

  • Bagikan
BEGINI JAWABAN BUPATI SAAT PARIPURNA RANPERDA TA 2020
Bupati Blora, Arief Rohman

Blora – Setelah dilaksanakan rapat paripurna penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2020, pada Rabu (09/06) siang diadakan rapat paripuna Jawaban Bupati Blora atas Pandangan Umum dan dilanjutkan dengan persetujuan bersama Ranperda tentang Pelaksanaan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2020.

Bupati Blora, Arief Rohman, mengatakan atas pandangan umum fraksi mengenai infrastruktur dalam rangka peningkatan penunjang keselamatan jalan di Kabupaten Blora, menjadikan perbaikan dan peningkatan jalan sebagai prioritas.

“Perbaikan dan peningkatan jalan akan menjadi prioritas dalam menetapkan anggaran tiap tahunnya. Anggaran infrastruktur jalan pada APBD perubahan tahun anggaran 2021 akan ditingkatkan secara maksimal sesuai dengan kemampuan keuangan daerah melalui peningkatan pendapatan dan efisiensi belanja di seluruh OPD, termasuk belanja tidak langsung dan belanja pegawai OPD.” ucapnya saat agenda rapat paripurna,rabu (09/06).

Mengenai pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan melakukan pembinaan pada distributor maupun pengecer, untuk memastikan kelancaran distribusi pupuk pada petani. Melalui Penyuluh Pertanian di lapangan turut mendorong penggunaan pupuk organik, dengan memberikan penyuluhan pembuatan pupuk organik pada kelompok tani. Terkait harga gabah, rencananya disamping mengoptimalkan serapan gabah, juga akan dibentuk badan usaha milik petani.

“Terkait dengan harga gabah yang di bawah standar pada musim panen, dari Bulog sudah melakukan serapan gabah, di Kabupaten Blora terdapat 22 lumbung pangan yang di dalamnya ada gudang untuk menampung gabah petani. Dan sebagai upaya untuk perbaikan harga jual gabah pada musim panen, maka melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM telah dibentuk BUMP (Badan Usaha Milik Petani)” tambahnya

Berkaitan dengan kekosongan perangkat desa yang ada, ditargetkan pada tahun ini dapat segera diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku dan meminimalisir permasalahan yang muncul. Misal Pilkades Desa Biting, Kecamatan Sambong pun akan dijadwalkan pada tahun ini.

“Menyikapi kekosongan perangkat desa yang ada, berdasarkan Rapat Koordinasi antara Bupati Blora, Tim Pembina Teknis Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa serta Camat se-Kabupaten Blora pada tanggal 13 April 2021, untuk pengisian perangkat desa ditargetkan tahun ini selesai dilaksanakan” ucapnya.

Terkait pelayanan publik, salah satunya dengan menghadirkan pelayanan yang lebih mudah bagi masyarakat Blora, dengan membentuk Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Kami akan selalu berusaha mewujudkan harapan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan publik dengan dibentuknya Mal Pelayanan Publik melalui tagline-nya Sak Jongok’an, Beres, sehingga diharapkan segala keperluan masyarakat dapat diselesaikan sekali duduk di MPP” imbuhnya.

Selanjutnya, untuk peningkatan hasil peternakan di Kabupaten Blora, Pemkab Blora akan bertindak sebagai penghubung antara peternak di Kabupaten Blora dengan PD. Dharmajaya, dengan melibatkan perbankan.

Selain itu, beberapa hal lainnya meliputi upaya-upaya untuk peningkatan PAD, memacu perkembangan BUMDes, upaya Pemkab mengantisipasi musim kemarau dan kasus kesulitan air, upaya preventif bahaya kebakaran rumah dan hutan, penertiban tempat hiburan, termasuk penyeimbangan rasio guru dan murid melalui membuka lowongan CPNS, dan regrouping sekolah yang pada tahun ini rencananya menyasar sebanyak 14 SD. (Spt)

banner 120x500
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

error: Konten dilindungi!!