fbpx

BULAN RAJAB TIBA, INI 3 KEISTIMEWAANNYA

  • Bagikan
BULAN RAJAB
Foto: Ilustrasi

Blora- Awal bulan Rajab 1440 Hijriyah akan jatuh bertepatan dengan hari Jumat Pahing (08/03). Jika menggunakan pola qomariyah, maka waktu maghrib hari ini (07/03) setelah terbenam matahari, sudah dihitung masuk tanggal 1 Rajab 1440 H.

Dikutip dari NU Online, bulan Rajab merupakan salah satu dari Asyhurul Hurum (bulan-bulan mulia) disamping Dzulqo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Di bulan-bulan mulia tersebut, Rasulullah melarang umat Islam berperang, kecuali jika diserang terlebih dulu.

 

Foto: Ilustrasi

 

Dalam bahasa arab, kata Rajab merupakan derivasi dari kata Tarjib yang berarti memuliakan. Orang arab pra Islam memuliakan Rajab melebihi bulan lainnya. Bulan Rajab dijuluki  Al-Ashobb karena derasnya tetesan kebaikan pada bulan ini.

Selain itu, bulan ini juga dijuluki Al-Ashomm karena tidak terdengar gemerincing senjata untuk berkelahi pada bulan ini. Kemudian,  disebut pula Rajam, karena di bulan ini setan-setan itu dilempari sehingga mereka tidak jadi menyakiti para wali dan orang-orang saleh.

Salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan Rajab, adalah Isra’ Miraj. Bermacam tradisi tahunan untuk memperingati berlangsung di nusantara, yang dilestarikan dari generasi ke generasi dan dilakukan hingga ke pelosok-pelosok desa.

3 Keistimewaan Bulan Rajab

Diriwayatkan oleh Abul Fath dari Al Hasan, bahwa Nabi Muhammad bersabda, “Rajab itu bulannya Allah, Sya’ban itu bulanku dan Ramadhan itu bulannya umatku.”

Ada 3 Keutamaan bulan Rajab. Pertama, bulan Rajab termasuk 4 bulan yang dimuliakan (Asyhurul Hurum) bersama-sama dengan Dzulqo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.Pada bulan-bulan tersebut dilarang juga membunuh binatang darat buruan untuk menjamin kelangsungan hidup.

Ibnu Abbas mengatakan, “Sesungguhnya melakukan perbuatan dzalim di bulan-bulan haram, maka dosa dan sanksinya jauh lebih besar dibanding melakukan perbuatan dzalim di bulan-bulan lainnya.”

Kedua, bulan Rajab adalah bulan persiapan menuju bulan Ramadhan. Ini tentunya membuat kaum muslimin lebih mempersiapkan mental dan fisik untuk menghadapi bulan Ramadhan.

Bahkan ulama selalu berdoa, “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab, Sya’ban dan berkahilah  kami di bulan Ramadhan.”

Ketiga adalah peristiwa Isra Mi’raj. Memang dalam hal ini banyak beda pendapat. Ada ulama yang mengatakan bulan Muharam ada pula yang mengatakan bulan Rabiul Awwal.

Namun banyak yang menyimpulkan bahwa peristiwa Isra Mikraj terjadi pada tanggal 27 Rajab. Bahkan di tanah air tanggal tersebut  dengan banyak tradisi dan peringatan di berbagai tempat.

Dan yang lebih penting, kaum muslimin disunahkan untuk berpuasa pada bulan ini. Bahkan ada beberapa pendapat tentang pentingnya puasa Rajab.

Di antaranya, Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Aku tidak memerintahkan berpuasa di bulan sesudah bulan Ramadhan kecuali di bulan Rajab dan Sya’ban.” (top)

banner 120x500
  • Bagikan
error: Konten dilindungi!!