fbpx

CEGAH STUNTING DENGAN TIDAK NIKAH DINI

ilustrasi.
ilustrasi.

Blora – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, Edy Widayat menerangkan, ada banyak upaya untuk mengatasi tingginya stunting di Kabupaten Blora. Hal tersebut menjadi target Blora New Zero Stunting.

“Saya mengimbau kepada masyarakat, mari kita mulai dari remaja untuk tidak menikah dini. Bagi orang tua, jangan menikahkan anak. Di Dalduk KB (Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, red) kan ada, Masih Anak Jangan Punya Anak,” terangnya, Selasa (25/01).

BACA JUGA :  TAK MAMPU BEROBAT, BOCAH LUMPUH INI TERGOLEK DI TEMPAT TIDUR

Penanganan stunting terus dilakukan oleh pihak Dinkes sampai ke tingkat Desa, terdapat Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk pembiayaan bayi selama 90 hari. Kepala Dinkes Edy juga mengarahkan ketika waktu hamil untuk memeriksa kandungan ke petugas kesehatan.

Ia mengimbuhkan, memeriksa kandungan minimal empat kali selama kehamilan. Kemudian memberikan pola asuh kepada anak-anak dengan gizi seimbang. Jika tidak tahu, Edy menyarankan untuk konsultasi kepada petugas kesehatan.

BACA JUGA :  ANGGARAN TERBATAS, BUPATI UPAYAKAN NEW ZERO STUNTING

“Kalau memungkinkan tidak tahu bagaimana memberi kepada anak bisa konsultasi ke puskesmas atau ke petugas gizi yang ada di desanya. Untuk Blora New Zero Stunting, kita tidak punya target waktu, itu adalah sebuah cita-cita, harapan kami berusaha terus,” imbuhnya. (Jam).