fbpx

KEMENTAN KUCURKAN 60 RIBU DOSIS VAKSIN PMK

Provinsi Jawa Tengah akan kembali menerima vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementrian Pertanian RI, sebanyak 60 ribu dosis. Kini dalam perjalanan menuju Semarang. Jika tidak ada aral, 60 ribu dosis vaksin PMK akan datang pada Rabu (10/8) besok.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno (tengah) usai membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektor untuk Pengendalian PMK di Semarang.

Semarang, BLORANEWS – Provinsi Jawa Tengah akan kembali menerima vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementrian Pertanian RI, sebanyak 60 ribu dosis. Kini dalam perjalanan menuju Semarang. Jika tidak ada aral, 60 ribu dosis vaksin PMK akan datang pada Rabu (10/8) besok.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng Agus Wariyanto menjelaskan, tren penularan PMK di Jateng mulai menunjukan penurunan. Agus menyebut, penularan per hari berkisar 200 kasus. Adapun, jumlah vaksinasi dosis pertama telah mencapai kisaran 135 ribu.

BACA JUGA :  BLORA TAK ADA ANGGARAN TANGANI PMK

“Di Jateng vaksinasi sudah 134 ribu-135 ribu ekor atau sekitar 99,5 persen. Itu hal yang akseleratif. Sementara, suspect PMK sekitar 56 ribu dalam kurun 3 bulan. Penambahan kasus 200 ekor per hari rata-rata, pernah dulu sampai 1.400 ekor per hari. Dengan adanya vaksinasi (penularan) turun,” terangnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, untuk mempercepat realisasi vaksinasi, Pemprov Jateng bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI/Polri. Ini karena, tantangan vaksinasi PMK cukup besar, karena vaksinator perlu mendatangi tempat hewan yang akan disuntik.

BACA JUGA :  KASUS PMK DI BLORA TEMBUS 3 RIBU LEBIH

“Kita bersinergi dengan semua pihak termasuk dukungan TNI/Polri. Ada teman-teman Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang menguasai wilayah. Sehingga tindak lanjuti lebih cepat, karena mereka informasi sosialisasi dan ketika ada kejadian tahu lebih dulu,” ujarnya usai membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektor untuk Pengendalian PMK di Semarang, Selasa (9/8/2022). (Jam).