MALING MOTOR BABAK BELUR, DIHAJAR MASSA DAN DIARAK SAMPAI KE MAPOLSEK

Kedungtuban- Seorang pelaku curanmor, Sardiono (27), warga Desa Gamongan RT 02 RW 02 Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro babak belur dihajar massa yang tersulut emosi. Pria pengangguran ini kemudian digiring ke Mapolsek Kedungtuban Polres Blora.

Pelaku curanmor, Sardiono (27) diamankan di Mapolsek Kedungtuban

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto, melalui Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto mengungkapkan, peristiwa ini terjadi pada Kamis (25/04) malam sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Dusun Petak, Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

“Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kedungtuban untuk menjalani proses lebih lanjut,” ungkap Iptu Suharto, Jumat (26/04).

Menurut Kapolsek, kejadian ini bermula saat kondisi di lingkungan Dusun Petak dalam keadaan sepi. Pelaku yang saat itu melintas di lokasi tersebut, melihat sebuah sepeda motor terparkir di luar rumah. Beberapa waktu sebelumnya, pelaku telah mengawasi kondisi lingkungan tersebut.

“Pelaku mengendarai sepeda motor dijalan sambil melihat situasi dan mengawasi sepeda motor yang diparkir di depan rumah, dan saat dalam keadaan sepi, sepeda motor tersebut diambil dan dibawa kabur,” jelas Kapolsek.

Akhirnya, sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku menjalankan aksinya. Untungnya, aksi jahat ini segera diketahui dua pemuda setempat yang mendengar suara mencurigakan. Warga ini juga mendengar saat pelaku menyalakan mesin motor.

Dihajar Massa

“Seketika, pemuda yang mendengar suara tadi segera mengejar pelaku hingga perempatan Peting (kawasan Desa Kutukan, Randublatung). Sempat terjadi kontak fisik antara warga dengan pelaku, namun pelaku masih bisa kabur hingga jalan beton kawasan Dusun Jabung Desa Sogo,” imbuh Kapolsek.

Sesampainya di lokasi ini, pelaku sempat panik dan meninggalkan sepeda motor di tepi jalan beton tersebut. Pelaku kemudian lari menuju kawasan persawahan. Dua pemuda yang terus mengejar pelaku, kemudian berteriak untuk meminta bantuan warga.

“Ketika warga mendengar terikan maling.. maling.. mereka segera membantu mengejar pelaku,” kata Kapolsek.

Pelarian pelaku terhenti saat warga berhasil menangkapnya di kawasan persawahan. Beberapa warga yang emosi dengan tingkah pelaku pun memberikan bogem mentah. Pelaku kemudian diarak warga menuju ke Mapolsek Kedungtuban untuk diproses lebih lanjut.

“Setelah dilakukan penggeledahan, di dalam tas pelaku terdapat banyak alat, seperti kunci letter T, segitiga dan pisau lipat. Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian,” pungkas Kapolsek. (spt)

 

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan