fbpx

PARA PEDAGANG DI PASAR NGAWEN BAKAL DI RELOKASI

Pasar Ngawen Blora hangus terbakar.

Ngawen, BLORANEWS – Para pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Ngawen, Blora bakal segera di relokasi. Hal itu dilakukan mengingat para pedagang masih pada kebingungan hendak berjualan dimana setelah Pasar Ngawen dilalap si jago merah.

Berdasarkan penjabaran Camat Ngawen Zaenuri, pemerintah akan memfasilitasi terkait relokasi pedagang pasca kebakaran. Dan saat ini, pihaknya telah menyiapkan beberapa opsi tempat untuk dijadikan lokasi alternatif.

“Kita sediakan tiga tempat. Yang pertama di sekitar lingkungan Pasar Ngawen, di lorong-lorong itu, yang kedua di lapangan Desa Berbak, yang ketiga di lapangan Desa Gondang,” ucapnya.

Zaenuri mengemukakan bahwa pihaknya hanya bertugas memfasilitasi tempat relokasi. Soal apakah mau ditempati atau tidak, semua kembali ke pedagang.

“Dari kami lokasi relokasi. Terkait teknis tempat mungkin dari bambu, tenda dan sebagainya nanti dari dinas terkait. Karena kami di kecamatan hanya memfasilitasi tempat relokasi pedagang,” jelasnya.

Untuk diketahui, kebakaran terjadi di Pasar Ngawen, Blora pada Selasa siang, 9 Januari 2024. Hal itupun membuat para pedagang di pasar tersebut kalang kabut tak karuan.

Berdasarkan video yang tersebar di media sosial, tampak asap hitam membumbung tinggi ke langit. Ratusan kios dan Los di Pasar Ngawen pun ludes terbakar. Tepatnya sebanyak 800 lapak pedagang Los, 150 lapak pedagang pelataran, 60 kios hangus serta 71 kios terdampak rusak berat dan ringan.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian yang dialami ditaksir mencapai Rp 30,6 Miliar.

Berdasarkan laporan yang dijabarkan Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Blora Kiswoyo, taksiran kerugian akibat kebakaran Pasar Ngawen sebesar Rp 30.699.000.000.

Adapun rinciannya meliputi kerugian nilai bangunan sebesar Rp 15.500.000.000, kerugian 60 pedagang kios sebesar Rp 608.000.000.

“Kerugian 800 pedagang los sebesar Rp 14.291.000.000, serta kerugian 150 pedagang dasaran sebesar Rp 300.000.000,” ujarnya. (Dj)