fbpx

PELAKU SENI BARONG BANTING SETIR BIKIN KERAJINAN

Akibat sepi pentas, pelaku seni Barong banting setir. Yaitu membuat kesenian barongan. Seperti yang dilakukan oleh Group Seni Barong Taruna Adi Joyo di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora.
KREASI: Taufik bersama teman-temannya saat membuat kerajinan Barongan.

Blora – Akibat sepi pentas, pelaku seni Barong banting setir. Yaitu membuat kesenian barongan. Seperti yang dilakukan oleh Group Seni Barong Taruna Adi Joyo di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora.

Taufik, selaku pengurus kelompok barongan mengatakan, dia bersama teman-temannya mengeluh karena sepi tidak adanya pentas. Bahkan ini sudah berlangsung 2 tahun ini. Harapannya ada kepedulian dari pemerintah. “Sejak tahun lalu kami sudah terdampak. Temen-temen mengeluh karena sepi gak ada pentas dan saat pandemi banyak job yang dibatalkan karena tidak mendapatkan ijin keramaian dari aparat pemberi ijin,” ungkap Taufik.

BACA JUGA :  MUSTIKO BUDOYO : TAHUN DUDA SEPI JADWAL PENTAS

Taufik menceritakan, sebelum pandemi, rata-rata dirinya bersama temanya bisa pentas sekitar 10 hingga 15 kali selama satu bulan. Namun dengan adanya Covid-19 job menurun dratis dan bahkan sama sekali tidak bisa pentas. “Sebelumnya pentas satu bulan bisa 10 hingga 15 kali tiap bulan. Setelah pandemi job menurun bahkan sama sekali tidak bisa pentas ini,” katanya.

BACA JUGA :  HAUS HIBURAN, PENONTON GAMA ABILASA MBLUDAK

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya bersama teman-temannya untuk terus berinovasi dan berharap bisa memberikan pundi-pundi rupiah. Bisa mendapatkan pemasukan saat semua pintu pertunjukan barongannya dilarang tampil. Akhirnya Taufik beralih membuat kerajinan barongan berbahan kayu yang ada di sekitar desanya. “Suka tidak suka akhirnya saya bersama temen-temen satu group terjun ke dunia kerajinan. Membuat Barongan dan topeng. Hasilnya untuk menyambung kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkap Taufik.

BACA JUGA :  KETOPRAK BLORA : MUSTIKO BUDOYO, RIWAYATMU KINI

Hasil kerajinan Barongan tersebut selanjutnya dijual kepada masyarakat secara langsung maupun online. Taufik berharap, pemerintah bisa ikut membantu dirinya bersama teman-temannya untuk menunjang dan mempromosikan kerajinan yang mereka buat. Agar ke depan bisa semakin maju dan berkembang serta hasil kerjaannya semakin ramai di pasaran.

“Saya berharap pemerintah bisa membantu kami dan mendukung agar kerajinan yang saya buat bersama teman-teman ini semakin maju dan berkembang,” harapnya. (Sub).